☰
Kanal
✕

Ni Kadek Dhinda Gagal ke Final Kudus Indonesia Masters 2026

Penulis: Yusuf Efendi
24 Okt 2026, 20:40 WIB

Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi/[Foto:PBSI]

Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus menghentikan langkahnya di babak empat besar turnamen kandang Kudus Indonesia Masters World Tour Super 100 setelah menyerah dari wakil asal China, Xu Wen Jing.

Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus mengakui keunggulan Xu Wen Jing lewat pertandingan mudah dua game langsung dengan skor identik 12-21 dan 12-21, dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Djarum Arena, Kudus Jawa Tengah pada Sabtu (24/10) malam WIB.

Dengan tersingkirnya Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, dipastikan tak ada wakil tunggal putri tuan rumah di final Kudus Indonesia Masters 2026.

Pasangan ganda campuran Pelatnas Cipayung, Verrel Yustin Mulia -Bernadine Anindya Wardana gagal mencapai final turnamen kandang Kudus Indonesia Masters 2026 BWF World Tour Super 100 setelah di semifinal menyerah dari wakil asal China, Hong Yi Li / Ke Xin Huang.

Verrel Yustin Mulia - Bernadine Anindya Wardana gagal membendung ketangguhan unggulan keempat Hong Yi Li / Ke Xin Huang lewat pertandingan ketat rubber game dengan skor 22-24, 23-21 dan 14-21.

Dengan tersingkirnya Verrell -Bernadine, tak ada wakil ganda campuran Pelatnas di final Kudus Indonesia Masters 2026 .

Di laga lainnya, pasangan gado-gado Singapura-Indonesia, Hee Yong Kai Terry - Gloria Emmanuelle Widjaja berhasil mencapai babak pamungkas turnamen Kudus Indonesia Masters 2026 usai menyingkirkan unggulan teratas tuan rumah, Bimo Prasetyo -Arlya Nabila Thesya Mungaran .

Menempati unggulan keenam, Hee Yong Kai Terry - Gloria Emmanuelle Widjaja berhasil menyingkirkan Bimo Prasetyo Arlya Nabila Thesya Mungaran lewat pertarungan ketat dua game langsung dengan skor 21-15 dan 23-21.

Artikel Tag: Bernadine Anindya Wardana, Verrel Yustin Mulia, Bimo Prasetyo, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Arlya Nabila Thesya Mungaran, Kudus Indonesia Masters 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru