Nasib Berbeda Chou Tien Chen dan Lee Chia Hao di Australia Open 2026
Lee Chia Hao/[Foto:Ltnsports]
Pemain top Taiwan, Chou Tien Chen, berjuang keras selama 86 menit di babak 16 besar tunggal putra turnamen Australia Open 2026 BWF Super 500 hari ini, tetapi akhirnya kalah dari pemain muda Tiongkok, Dong Tianyao, dengan skor 22-20, 16-21, 23-25, sehingga gagal melaju ke perempat final.
Chou Tien Chen, yang menduduki peringkat ke-6 dunia, memecahkan rekor sebagai pria tertua yang mencapai semifinal turnamen tingkat atas level 1000 di Indonesia Open pekan lalu pada usia 36 tahun 148 hari. Sayangnya, ia kalah dari pemain Kanada Lai Hao-jun di semifinal dan kehilangan kesempatan untuk kembali memperebutkan gelar juara.
Setelah pertarungan tiga game melawan sesama warga negaranya, Wang Po-wei, yang baru berusia 24 tahun, di babak pertama Australia Open, Chou Tien chen meraih kemenangan comeback. Hari ini, ia akan menghadapi Dong Tian-yao, yang bahkan lebih muda dan baru berusia 22 tahun. Dong berada di peringkat 73 dunia, dan keduanya belum pernah bertemu sebelumnya.
Hari ini, Dong Tianyao unggul cepat 5-1. Meskipun memulai dengan agresif dan melakukan smash tanpa henti, Dong tetap tenang dan terkendali. Ia pertama-tama memblokir serangan lawan dengan pertahanannya dan berhasil memaksa lawannya melakukan beberapa kesalahan sendiri, dengan cepat mencetak 6 poin beruntun untuk unggul dan mencapai poin ke-11 terlebih dahulu. Setelah technical time out, kontrol bola Dong goyah, memungkinkan lawannya untuk mengejar dan bahkan menyalipnya.
Meskipun Dong mencapai game point terlebih dahulu, ia melakukan kesalahan pengembalian, memungkinkan lawannya untuk menyamakan kedudukan. Untungnya, ia kembali tenang dan akhirnya melancarkan serangan yang sukses, merebut poin pertama dengan skor 22-20.
Chou Tien-chen secara bertahap menyesuaikan ritmenya di game kedua, secara efektif mencetak poin dalam beberapa serangan. Namun, setelah skor imbang 7-7, ia menjadi tidak stabil, kehilangan lima poin berturut-turut dan tertinggal, akhirnya kalah 16-21.
Di game penentu, Chou berulang kali menunjukkan kemampuan bertahannya yang luar biasa, memblokir tembakan dan melakukan serangan balik untuk unggul 11-5. Setelah waktu istirahat teknis, Chou memperlebar keunggulannya menjadi 17-9, tetapi tiba-tiba menjadi tidak stabil, kehilangan poin berturut-turut dan memungkinkan lawannya untuk menyamakan kedudukan. Kedua pemain saling bertukar poin hingga deuce, dengan Chou menyelamatkan tiga match point, tetapi akhirnya ia tetap kalah 22-25.
Pemain tunggal putra papan atas lainnya, Lee Chia Hao, mengalahkan Jeon Hyeok-jin dari Korea Selatan dengan skor 21-19, 21-13.
Di babak selanjutnya, ia akan menghadapi bintang muda Indonesia berusia 21 tahun, Alwi Farhan, yang berada di peringkat 13 dunia. Keduanya memiliki rekor 3-3 dalam pertemuan sebelumnya, sehingga mereka memiliki kekuatan yang seimbang.
Artikel Tag: Chou Tien Chen, Lee Chia Hao, Alwi Farhan, Australia Open 2026