Muhammad Yusuf Belajar Dari Pengalaman Bermain di Indonesia Masters 2026
Muhammad Yusuf belajar dari pengalaman. (Gambar: PBSI)
Berita Badminton Indonesia : Pebulutangkis tunggal putra Indonesia yaitu Muhammad Yusuf belajar banyak dari pengalaman bermain di Indonesia Masters 2026. Ia sendiri merasa senang karena bisa memetik banyak pelajaran positif.
Sebagai tunggal putra muda tanah air, Muhammad Yusuf tampil cukup apik di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026 dengan mengalahkan Yohanes Saut Marcellyno. Sayangnya memasuki babak utama, ia harus tumbang langsung di ronde pertama setelah gagal mengatasi perlawanan Wang Po-Wei. Ia kalah straight game dan tidak bisa lanjut ke babak selanjutnya. Bicara soal kekalahan tersebut, Yusuf yang masih muda menjadikan hasil tersebut sebagai bahan pembelajaran.
"Tadi saya masih belum bisa mengatasi angin di lapangan. Di gim pertama saya tertekan terus karena ‘kalah’ angin. Saya sudah coba keluar dari tekanan, tetapi susah juga, ada rasa penyesalan, kenapa permainan saya tidak keluar. Di gim kedua, saya sudah mencoba pola main lain, Alhamdulillah sudah lumayan enak. Tapi skornya sudah ketinggalan terlalu jauh," ucap Yusuf saat diwawancara oleh media setempat seusai pertandingan.
"Tadi sebetulnya suara pelatih sering tidak terdengar, karena suasana Istora yang ramai. Saya pertama kali tanding di Istora dan di turnamen level Super 500, jadi jujur saja saya merasa grogi, hari ini penontonnya lebih ramai dari kemarin. Pelatih tadi ngingetin untuk fokus saja, nggak usah mikirin kalah atau menang, kalah juga nggak apa-apa. Soalnya level saya masih belum di sini kan, jadi coba nikmati pertandingannya," pungkasnya sekali lagi.
Artikel Tag: Muhammad Yusuf, Indonesia Masters 2026