Kunlavut Vitidsarn & An Se Young Sama-Sama Cetak Rekor di Malaysia Open 2026
Kunlavut Vitidsarn/[Foto: Badminton Thailand]
Kuala Lumpur - Kunlavut Vitidsarn dari Thailand memenangkan gelar tunggal putra Malaysia Open di Kuala Lumpur pada hari Minggu ketika petenis peringkat 1 dunia Shi Yuqi mengundurkan diri karena cedera.
Juara bertahan asal Tiongkok berusia 29 tahun, Shi, mengundurkan diri di awal game kedua final karena cedera punggung, kalah dengan skor 23-21, 6-1 ret.
Kunlavut Vitidsarn, peringkat dua dunia, mengakui bahwa ia sudah kehabisan tenaga menjelang final ini.
“Saya senang telah menang, tetapi saya sudah kehabisan tenaga,” kata pemain berusia 24 tahun itu.
“Jika saya harus bermain reli panjang dengannya, saya rasa saya tidak akan mampu mengalahkannya.”
Di final tunggal putri, pemain peringkat 1 dunia asal Korea Selatan, An Se Young, meraih gelar Malaysia Open ketiganya secara berturut-turut dengan kemenangan 21-15, 24-22 atas Wang Zhiyi dari Tiongkok.
Pemain berusia 23 tahun itu tampil dominan di game pertama, tetapi harus membalikkan defisit 19-13 di game kedua.
“Saya tidak pernah menyerah dan selalu bermain dengan percaya diri. Saya senang menang, saya tidak memikirkan gelar,” kata An, yang memenangkan 11 turnamen BWF World Tour pada tahun 2025, menyamai rekor.
Juara dunia asal Tiongkok, Tan Ning dan Liu Shengshu, mengalahkan pasangan Korea Selatan, Baek Hana dan Lee So-hee, dengan skor 21-18, 21-12 untuk memenangkan nomor ganda putri.
Rekan senegara mereka dari Tiongkok dan unggulan teratas, Feng Yanzhe dan Huang Dongping, juga tampil klinis di ganda campuran, memenangkan final dengan skor 21-19, 21-19 melawan rekan senegara mereka Jiang Zhenbang dan Wei Yaxin.
Nomor ganda putra dimenangkan oleh pasangan Korea Selatan Kim Won-ho dan Seo Seung-jae dengan skor 21-15, 12-21, 21-28 melawan pasangan Malaysia Aaron Chia dan Soh Wooi Yik.
Artikel Tag: Kunlavut Vitidsarn, An Se Young, Malaysia Open 2026