Jelang Tour Eropa, Moh Zaki Ubaidillah Pilih Pulang ke Kampung Halaman
Moh Zaki Ubaidillah/[Foto:PBSI]
Jakarta - Pebulutangkis muda Indonesia yang tengah naik daun, Moh Zaki Ubaidillah akan pulang ke kampung halamannya lebih awal, bahkan sebelum puasa ramadhan dimulai.
Alasannya, Moh Zaki Ubaidillah tak akan bisa pulang ke rumahnya karena jadwal padat tour Eropa menanti kampiun Thailand Masters 2026 itu.
"Pulangnya minggu depan, ya, gantinya Lebaran. Soalnya nanti bakal lebaran di Orléans," tutur atlet muda yang biasa disapa Ubed ini kepada wartawan, saat ditemui di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Kamis (12/2).
Setelah tak lolos ke ajang bergengsi All England karena peringkat, Moh Zaki Ubaidillah akan mengawali Tour Eropa di turnamen Swiss Open World Tour Super 300 pada 10 hingga 15 Maret, kemudian dilanjutkan di Orleans Masters World Tour Super 300 pada 17 hingga 22 Maret mendatang, bertepatan dengan akhir puasa dan Hari Raya Idul Fitri yang membuat Zaki Ubaidillah tak bisa mudik ke kampung halaman.
Moh Zaki Ubaidillah mengaku rindu akan suasana lebaran di kampung halamannya. Namun, tugas negara mengharuskannya untuk menunda momen itu untuk tampil di Tour Eropa.
"Yang memang banyak yang seru pas Lebaran di kampung itu. Salah satu yang seru itu pas kumpul-kumpul, pasti ada yang bagi-bagi THR, tapi bukan saya yang bagi. Saya juga dapet THR dong," ujarnya, seraya tertawa lepas.
Sebelumnya pasangan muda Indonesia yang tengah naik daun, Raymond Indra / Nikolaus Joaquin akan melakoni debut mereka di ajang bergengsi All England Open World Tour Super 1000 pada bulan Maret mendatang di Birmingham Inggris.
Raymond/Joaquin mengaku sangat antusias bisa tampil di turnamen sebesar All England yang merupakan turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu.
"Ini salah satu wishlist saya, bisa main di All England. Beda sendiri atmosfernya. Turnamen yang paling ditunggu-tunggu sama semua orang, dan saya juga pengen banget ngerasain main di situ," tuturnya kepada wartawan saat ditemui di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Kamis (12/2).
Selain itu, karpet abu-abu di All England juga membuat Joaquin penasaran dan terkesan karena tak semua pemain muda bisa merasakan atmosfer di Birmingham Arena.
"Saya pengin nyobain karpet abu-abu, sih. Penasaran aja, soalnya saya nggak pernah main di karpet abu-abu," katanya.
Artikel Tag: Orleans Masters, Moh Zaki Ubaidillah, Raymond Indra, Swiss Open 2026