Diterjang Gelombang Panas, Prancis Batalkan Kompetisi Bulu Tangkis
Toma Junior Popov-Christo Popov/[Foto: BadmintonEurope]
Selama beberapa minggu terakhir, Prancis telah mengalami gelombang panas yang sangat intens, bahkan gelombang panas ekstrem. Hal ini mengakibatkan penundaan dan/atau pembatalan kompetisi dan sesi latihan/permainan terbuka.
Untuk menilai dampaknya, Kementerian Olahraga, Pemuda dan Kehidupan Masyarakat menginginkan setiap federasi olahraga untuk menyampaikan informasi terkait pembatalan ini seakurat mungkin.
Gelombang panas ekstrem di Perancis memicu rekor suhu nasional yang menembus hingga 44,3 derajat Celsius. Kondisi ini menyebabkan ribuan kasus kematian berlebih, memicu krisis energi, kerusakan infrastruktur transportasi, dan kepanikan warga yang berebut pendingin ruangan.
Federasi Bulu Tangkis Perancis telah membuat alamat email khusus:canicule@ffbad.orgHal ini memungkinkan Anda untuk mengirimkan pertanyaan apa pun yang mungkin Anda miliki mengenai hal ini.
Sebelumnya Federasi Bulu Tangkis Perancis dengan senang hati mengumumkan bahwa Kejuaraan Junior Eropa 2028 akan diadakan di Perancis, di Saint-Maur-des-Fossés (94). Setelah meninjau permohonan, Dewan Direksi Badminton Europe secara resmi memilih tawaran Prancis .
Sampai jumpa di Saint-Maur-des-Fossés pada tahun 2028! Kota di wilayah Île-de-France ini akan menjadi tuan rumah bagi bintang-bintang bulu tangkis masa depan Eropa untuk Kejuaraan Junior Eropa di Pusat Olahraga Pierre Brossolette .
Kompetisi yang akan mencakup nomor beregu dan individu ini dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Agustus, tergantung pada konfirmasi akhir tanggal oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) .
Keputusan ini menandai langkah penting lainnya bagi perkembangan bulu tangkis di Prancis dan menegaskan kepercayaan yang diberikan kepada FFBaD oleh badan-badan pengatur Eropa.
Acara ini juga akan menjadi kesempatan untuk menyoroti keahlian Prancis dalam organisasi olahraga dan pelatihan pemain bulu tangkis muda.
Artikel Tag: Prancis, Bulu tangkis, cuaca, panas