Kanal

BWF Super 1000 Musim Depan Jadi 5 Turnamen Berhadiah 32 Miliar

Penulis: Yusuf Efendi
11 Feb 2026, 21:30 WIB

Chou Tien Chen-Shi Yuqi/[Foto:Ltnsports]

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) akan melakukan reformasi besar tahun depan, dengan jumlah turnamen level Super 1000 yang dipastikan akan meningkat dari 4 menjadi 5, dan jadwal, format, serta hadiah uang juga akan diubah.

Mulai tahun depan, Denmark Open, sebuah turnamen Super 750, akan ditingkatkan ke level Super 1000. Bersama dengan Malaysia Open, All England Open, Indonesia Open, dan China Open, akan ada total 5 turnamen Super 1000 di masa mendatang.

Mengenai format kompetisi, jumlah peserta di nomor tunggal telah diperluas dari 36 menjadi 48, dan mengikuti format Olimpiade, babak penyisihan grup diikuti babak gugur akan diadakan terlebih dahulu.

Sedangkan untuk nomor ganda, sistem gugur tunggal dengan 32 pasangan peserta akan tetap dipertahankan.

Karena perubahan format kompetisi, periode kompetisi juga diperpanjang dari 6 hari menjadi 11 hari, yang mencakup dua akhir pekan, memberikan atlet lebih banyak waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri.

Selain itu, total hadiah uang untuk acara tersebut telah ditingkatkan menjadi US$2 juta (sekitar NT$63,07 juta) atau berkisar 32 miliar rupiah.

Sementara Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah mengumumkan tempat penyelenggaraan dan klasifikasi acara untuk Tur Dunia dari tahun 2027 hingga 2030, dengan Taiwan Open tetap berada di level Super 300.

BWF akan melakukan perubahan tahun depan, dengan tur baru yang terdiri dari enam level, termasuk final akhir tahun, lima event Super 1000, lima event Super 750, sembilan event Super 500, delapan event Super 300, dan delapan event Super 100.

Taiwan Open tetap diklasifikasikan sebagai turnamen Super 300, sedangkan Kaohsiung Masters terus diklasifikasikan sebagai turnamen Super 100.

Sebelumnya, upaya Asosiasi Bulu Tangkis untuk meningkatkan Taipei Open dari level 300 menjadi level 500 tidak berhasil.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Olahraga Lee Yang mengatakan, "Saya percaya bahwa jika acara ini ingin ditingkatkan, fokusnya harus pada peningkatan baik perangkat keras maupun perangkat lunak. Ketika pemain asing datang ke Taiwan untuk berpartisipasi dalam kompetisi, fasilitas transportasi, hotel, dan akomodasi harus ditingkatkan. Ini akan menarik lebih banyak pemain asing untuk berpartisipasi. Departemen Olahraga akan bekerja sama dengan Asosiasi Bulu Tangkis di masa mendatang."

Artikel Tag: All England, Indonesia Open, Denmark Open, BWF World Tour

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru