Bintang Tuan Rumah Pitchamon Opatniputh Mundur Dari Thailand Masters 2026
Pitchamon Opatniputh/[Foto:Ltnsports]
Bangkok - Pitchamon Opatniputh, gadis cantik Thailand berusia 19 tahun, baru saja kalah dari bintang Tiongkok Chen Yufei di final tunggal putri Indonesia Masters 2026, namun tetap mencetak rekor baru di dunia bulu tangkis, dilaporkan bahwa Opatniputh akan menarik diri dari Thailand Masters, turnamen bulu tangkis BWF World Tour Super 300 yang diadakan di kota kelahirannya, karena cedera.
Pitchamon Opatniputh menjadi kuda hitam yang mengejutkan di Indonesia Masters, mengalahkan Huang Lingqing dari Malaysia, Tomoka Miyazaki dari Jepang, Nguyen Thuy Linh dari Vietnam, dan Letshanaa Karupathevan dari Malaysia, melaju ke final pada usia 19 tahun 21 hari, menjadi pemain termuda dalam sejarah yang mencapai final level Super 500.
Meskipun Opatniputh akhirnya kalah dari Chen Yufei 21-23, 13-21 di final dan gagal meraih gelar juara, ia melompat enam peringkat dalam peringkat dunia tunggal putri terbaru, naik ke peringkat 30 dengan 43.550 poin, mencapai prestasi tertinggi dalam kariernya.
Dalam wawancara pasca pertandingan dengan situs web BWF, Opatniputh mengatakan, "Ini adalah langkah pertama menuju 10 besar. Saya telah belajar menggunakan kekuatan saya dengan lebih efektif dan tampil lebih baik daripada yang saya lakukan pada tahun 2025, di situlah peningkatan terbesar saya."
Namun, menurut laporan media Thailand, Pitchamon Opatniputh terpaksa menarik diri dari Thailand Masters (BWF Super 300) karena otot paha dan punggungnya tegang. Bintang lokal berusia 19 tahun itu akan kehilangan kesempatan untuk tampil di hadapan penggemar di kampung halamannya.
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa tim Opatniputh memutuskan untuk menariknya dari final Indonesia Masters karena intensitas kompetisi yang tinggi, untuk menghindari memperparah cederanya.
Ia diharapkan akan mempersiapkan diri untuk Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia di Tiongkok mulai 3 hingga 8 Februari.
Artikel Tag: Pitchamon Opatniputh, Thailand Masters 2026