Ashmita Chaliha, Dari Operasi Lutut Hingga Menangi Korea Masters 2026
Ashmita Chaliha/[Foto:Sportstar]
Ashmita Chaliha belum bisa menerima gelar BWF World Tour pertamanya di Korea Masters pada hari Minggu. Setelah kemenangannya yang penuh perjuangan 14-21, 21-14, 21-14 atas Han Qian Xi dari Tiongkok, pemain bulu tangkis asal Assam ini kini haus akan lebih banyak gelar lagi.
Pebulutangkis kidal ini, yang telah cukup lama berkecimpung di sirkuit senior, telah lama dipuji sebagai penerus berbakat untuk posisi tunggal putri India. Namun, gelar juara yang akan diraihnya belum lama ini.
Pada hari Minggu, dia mengubah itu. Bermain di final pertamanya di Tur Dunia, dia mengejutkan unggulan keempat, Han. Meskipun memulai pertandingan dengan kurang baik dan kalah di game pembuka 14-21, Ashmita menunjukkan karakter aslinya dengan bertekad memainkan kok tinggi, menciptakan sudut yang cerdik, mengambil kok dengan penuh agresi, dan melakukan smash lompatan dengan kecepatan tinggi saat ia melaju untuk merebut gelar Super 300.
“Saya merasa sangat hebat dan luar biasa. Tapi saya sedang mencoba mencernanya. Sekarang, saya ingin lebih banyak lagi,” kata Ashmita kepada BWF setelah pertandingan.
Mengenai babak final, dia berkata, "Di game pertama, agak sulit karena kondisi lintasan yang licin, jadi saya tidak bisa mengendalikannya... Tapi di game kedua, sisi lainnya lebih nyaman, dan kondisi lintasan licinnya lebih sedikit, jadi saya bisa mengendalikannya. Dan di game ketiga, setelah 11 poin, saya berganti mobil lagi, jadi saya berada di sisi yang menguntungkan. Saya senang bisa berhasil."
Gelar juara ini menjadi dorongan yang sangat dibutuhkan bagi Ashmita Chaliha yang berusia 23 tahun, yang kini berlatih di bawah bimbingan Park Tae-Sang di Pusat Keunggulan Nasional di Guwahati. Gelar ini juga diraih tepat dua tahun setelah ia mengalami cedera lutut yang mengancam kariernya di Korea Masters 2026 yang membutuhkan operasi.
Ashmita Chaliha membutuhkan waktu delapan bulan untuk kembali ke lapangan dan dua tahun hingga ia memenangkan gelar Tur Dunia pertamanya.
Ia kini menjadi pemain tunggal putri India kelima yang memenangkan gelar Tur Dunia, dan yang ketiga pada tahun 2026 setelah Devika Sihag (Thailand Masters), PV Sindhu (Japan Open) dan Tanvi Sharma (Taipei Open).
Artikel Tag: Ashmita Chaliha, park tae Sang, Han Qian Xi, Korea Masters 2026