Kanal

Arif/Roy King Fokus Penampilan Apik di Kejuaraan Asia Demi Skuad Piala Thomas

Penulis: Yusuf Efendi
24 Mar 2026, 20:50 WIB

Wan Arif Junaidi-Yap Roy King/[Foto:NST]

Kuala Lumpur - Wan Arif Junaidi dan Yap Roy King tetap fokus untuk memberikan penampilan terbaik di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC), daripada terjebak dalam perebutan tempat di skuad Piala Thomas Malaysia.

Kejuaraan BAC di Ningbo, China, yang berlangsung dari tanggal 8-13 April, secara luas dipandang sebagai kesempatan terakhir bagi pasangan untuk menunjukkan kemampuan mereka agar terpilih, sementara persaingan untuk posisi ganda putra ketiga masih terbuka.

Wan Arif / Yap Roy King, yang saat ini berada di peringkat 16 dunia, termasuk di antara kandidat untuk peran tersebut bersama pasangan independen dan peringkat 6 dunia Goh Sze Fei / Nur Izzuddin Rumsani.

Namun, Wan Arif Junaidi menegaskan bahwa terlalu memikirkan persamaan seleksi justru bisa menjadi kontraproduktif.

"Itu bukan sesuatu yang ingin kita pikirkan terlalu dalam. Jika kita terlalu memikirkannya, itu bisa memengaruhi performa kita," kata Arif setelah berlatih di Akademi Bulu Tangkis Malaysia pada hari Selasa.

"Jadi kami hanya fokus pada tujuan kami sendiri untuk BAC."

Dengan waktu sekitar dua minggu tersisa sebelum pertemuan kontinental, Arif mengatakan bahwa keduanya telah melanjutkan latihan setelah libur Hari Raya.

"Saya baru saja kembali dari liburan Hari Raya, jadi saya merasa segar setelah menghabiskan waktu bersama keluarga. Sekarang fokusnya adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin dan terhindar dari cedera," katanya.

Terlepas dari besarnya taruhan, Arif menegaskan bahwa keduanya menargetkan hasil nyata di Ningbo.

"Target kami adalah mencapai podium. Jika itu tidak memungkinkan, setidaknya perempat final," tambahnya.

Namun, keduanya telah mengalami awal musim yang penuh tantangan, karena belum berhasil melaju lebih jauh dari babak perempat final di turnamen mana pun hingga saat ini.

Wan Arif Junaidi mengakui bahwa penampilan mereka belum sesuai harapan, meskipun ada tanda-tanda yang menggembirakan selama penampilan mereka baru-baru ini di All England.

"Saya rasa kemajuan kami tahun ini belum begitu menggembirakan. Sejauh ini, kami belum berhasil mencapai perempat final di turnamen mana pun," katanya.

"Di All England, kami berhasil menemukan ritme permainan kami, tetapi mungkin keberuntungan tidak berpihak pada kami. Kami berharap dapat mempertahankan momentum itu ke depannya."

Ia juga menunjuk pada ketidakmampuan mereka untuk mengatasi momen-momen penting sebagai area utama yang perlu ditingkatkan, dengan menyebutkan kekalahan mereka di babak 16 besar melawan sesama pemain peringkat 2 dunia, Aaron Chia-Soh Wooi Yik, meskipun sempat unggul — termasuk memimpin 12-8 di game penentu — pada satu tahap pertandingan.

"Pada momen-momen krusial, kami kurang tenang dan kurang konsisten," kata Arif.

Pertemuan yang sering terjadi dengan pasangan sesama Malaysia juga menghadirkan tantangan tambahan, dengan Wan Arif / Roy King sering kali berhadapan dengan kombinasi nasional papan atas seperti Aaron-Wooi Yik dan peringkat 6 dunia Man Wei Chong-Tee Kai Wun di babak-babak awal.

"Itu salah satu faktornya, tetapi itu sesuatu yang harus kita adaptasi. Malaysia memiliki banyak pasangan kuat, jadi tidak dapat dihindari bahwa kita akan saling berhadapan," katanya.

"Jika kita ingin maju, kita perlu mulai mengalahkan mereka. Begitu kita berhasil melakukannya, kepercayaan diri kita akan tumbuh."

Artikel Tag: Nur Izzuddin Rumsani, Goh Sze Fei, Yap Roy King, Wan Arif Junaidi, Piala Thomas 2026, Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru