Australian Open 2026: Kemenangan Maraton Antar Stan Wawrinka Pecahkan Rekor
Stan Wawrinka [image: getty images]
Berita Tenis: Tidak ada yang memahami pertandingan lima set Grand Slam sebaik petenis berkebangsaan Swiss, Stan Wawrinka yang pekan ini tampil di Australian Open 2026.
Dengan permainan tenis yang penuh semangat, mengingatkan pada performa yang membawanya memenangkan tiga gelar Grand Slam, petenis veteran Swiss yang mendapat wildcard menjadi petenis pertama berusia 40 tahun ke atas yang mencapai babak ketiga di Grand Slam sejak Ken Rosewall di Australian Open 1978.
Petenis berusia 40 tahun mematahkan rekor selama 48 musim tersebut dengan kemenangan menegangkan 4-6, 6-3, 3-6, 7-5, 7-6 atas petenis berusia 21 tahun, Arthur Gea.
Bersorak gembira setelah meraih kemenangan di hadapan penonton yang antusias di Kia Arena, Melbourne dalam pertandingan maraton selama 4 jam 33 menit, juara Australian Open musim 2014 memperpanjang rekornya sendiri setelah ia melakoni 50 laga lima set di Grand Slam.
Berkompetisi di Melbourne untuk kali ke-20, mantan petenis peringkat 3 dunia mencetak 63 winner, dengan 13 di antaranya berasal dari backhand ciri khasnya yang menakjubkan, dalam perjalanan demi mengamankan satu tempat di babak ketiga untuk kali pertama kali sejak musim 2020.
Petenis peringkat 139 dunia telah menguji tubuhnya yang berusia 40 tahun bulan ini. Sebelum memulai kampanye di Melbourne dengan kemenangan empat set selama 3 jam 20 menit atas Laslo Djere, ia melakoni United Cup, dengan mengalahkan Arthur Rinderknech, tetapi kalah dari Flavio Cobolli, Sebastian Baez, Zizou Bergs, dan Hubert Hurkacz.
Wawrinka tentu akan memprioritaskan pemulihan jelang babak ketiga Australian Open 2026 kontra petenis unggulan kesembilan, Taylor Fritz. Petenis berkebangsaan Swiss unggul 2-1 dalam rivalitas mereka, meskipun mereka belum bertanding lagi sejak musim 2023.
“Ini adalah Australian Open terakhir saya, jadi saya berusaha bertahan selama mungkin,” tutur Wawrinka, mengakui bahwa pertarungan maraton tersebut membuatnya kelelahan.
“Saya akan selalu berjuang, saya akan selalu memberikan segalanya di lapangan, selalu berusaha sebaik mungkin, mencoba untuk mendorong diri saya sendiri.”
Sementara petenis AS, Fritz melalui babak kedua dengan kemenangan 6-1, 6-4, 7-6 atas petenis berkebangsaan Ceko, Vit Kopriva.
Rekan senegara Fritz, Ben Shelton juga menjejakkan kaki di babak ketiga berkat kemenangan meyakinkan 6-3, 6-2, 6-2, kemenangan yang membuyarkan mimpi petenis tuan rumah, Dane Sweeny.
Demi satu tiket menuju babak keempat, petenis unggulan kedelapan, Shelton akan bertemu petenis unggulan ke-30, Valentin Vacherot yang menaklukkan petenis tuan rumah lain, Rinky Hijikata dengan 6-1, 6-3, 4-6, 6-2.
Artikel Tag: Australian Open 2026, Stan Wawrinka, Taylor Fritz