Austin Smotherman Samai Seamus Power di Puncak Bermuda Championship
Austin Smotherman membukukan lima pukulan di bawah par, 66, untuk menyamai Seamus Power dengan total 16 di bawah par, 197. (Foto: Golf Digest)
Austin Smotherman melanjutkan tren positifnya pada Oktober dengan berbagi posisi teratas klasemen Butterfield Bermuda Championship setelah putaran ketiga, Sabtu (24/10).
Pegolf Amerika Serikat itu membukukan lima pukulan di bawah par, 66, untuk menyamai Seamus Power dari Irlandia dengan total 16 di bawah par, 197.
Austin Smotherman, 32 tahun, sebelumnya meraih gelar pertamanya di PGA Tour pada awal bulan ini setelah menjuarai Bank of Utah Championship.
Ia kembali mencatatkan skor 66, sama seperti putaran kedua, di Port Royal Golf Course.
Sementara itu, Power membukukan empat pukulan di bawah par, 67, setelah mengawali turnamen dengan skor 66 dan 64.
Taylor Moore serta dua pegolf Kanada, Corey Conners dan Ben Silverman, berada di posisi berikutnya dengan 14 di bawah par, tertinggal dua pukulan dari pemimpin klasemen.
Lima pegolf Amerika Serikat, yakni Tom Hoge, Chris Kirk, Chan Kim, Danny Walker, dan Chandler Blanchet, membuntuti dengan 13 di bawah par.
Kim mencatatkan skor terbaik pada putaran ketiga, yakni tujuh di bawah par, 64. Hasil itu mengangkat posisinya 27 tingkat dalam klasemen sementara.
Austin Smotherman mengawali permainan dengan birdie di lubang pertama, ketiga, dan kelima sebelum menghasilkan momen penting di lubang ketujuh, par lima.
Ia meluncurkan pukulan tee sejauh 351 yard ke sisi kanan fairway, lalu mengarahkan pukulan pendekatannya menggunakan stik sembilan besi hingga bola berhenti hanya beberapa kaki dari lubang. Ia kemudian memasukkan putt untuk eagle.
“Lubang ketujuh yang par lima itu menyenangkan untuk melakukan pukulan tee saat angin bertiup dari belakang. Saya berusaha melewati bunker di tengah dan tetap berada di fairway, lalu memukul dengan stik sembilan besi sedikit ke kiri tepat menuju bendera,” kata Smotherman.
Ia mengaku tidak menyangka bola akan berhenti sedekat itu dengan lubang. Setelah eagle tersebut, Smotherman mencatatkan dua birdie dan dua bogey dalam 11 lubang terakhirnya.
Power juga memulai putaran dengan baik melalui birdie di lubang pertama dan ketiga. Ia kemudian menyamai Smotherman setelah membukukan birdie di lubang ke-17, par lima sepanjang 491 yard.
Putaran final pada Minggu berpotensi terganggu cuaca buruk, dengan prakiraan angin kencang dan hujan pada sore hari.
Power menyadari kondisi itu akan menjadi tantangan, tetapi tetap optimistis lapangan bisa dimainkan.
“Saya berharap cuacanya tidak terlalu buruk sampai kami tidak bisa bermain. Namun, jika anginnya kencang, saya rasa para ofisial sudah mengantisipasinya dengan memperlambat green,” ujar Power.
Setelah menjuarai turnamen di Utah, Austin Smotherman sempat mempertimbangkan untuk beristirahat atau tampil di Bermuda. Ia akhirnya memilih bertanding karena menyukai pekan turnamen tersebut dan menikmati suasana pulau itu.
Artikel Tag: PGA tour