Kanal

Atlet Bulutangkis Ini Buka Toko Roti Saat Pandemi Covid-19 Melanda

Penulis: Yusuf Efendi
18 Apr 2020, 17:45 WIB

Bodin Isara/[Foto:Bodin Isara on Instagram]

Berita Badminton : Dengan semua turnamen bulu tangkis internasional dibatalkan oleh Federasi Badminton Dunia ( BWF ) hingga akhir Juli karena wabah pandemi Covid-19, tidak ada pemasukan bagi pemain spesialis ganda putra peringkat 43 dunia asal Thailand, Bodin Isara.

Selain kehilangan penghasilan karena tak ada turnamen bulu tangkis internasional yang diadakan , bodin juga harus menanggung beban keuangan yang signifikan karena Ia memiliki tiga anak yang harus dibesarkan.

Untungnya bagi pemain kelahiran Bangkok itu, Ia mulai mendapatkan uang tambahan dengan membuka bisnis bakery pada 12 April lalu .

Dia menjual berbagai macam sosil ham, makanan penutup dan minuman dengan harga antara 22 hingga 55 baht (USD 0,68 - 1,69 ) atau berkisar 11 ribu hingga 27 ribu rupiah .

Dalam merayakan pembukaan toko rotinya, Bodin juga membagikan sandwich gratis untuk semua pemain di tim nasional Thailand termasuk pelatih kepala asal Indonesia, Rexy Mainaky.

"Mengirim barang ke pelanggan VIP, silahkan bagikan dan ikuti," tulis Bodin di Instagram (16/4 ).

Bodin Isara adalah pemain tim nasional Thailand yang terkenal karena sifat temperamental. Salah satu momen emosionalnya adalah saat menyerang dan memukul rekan senegaranya, Maneepong Jongjit di final Kanada Open 2013 lalu yang membuat Bodin mendapatkan hukuman selama 2 tahun karena terbukti bersalah menyerang secara fisik terhadap Jongjit, sementara Jongjit sendiri yang diserang, mendapatkan hukuman selama tiga bulan karena melakukan provokasi sebelum kejadian berlangsung .

Artikel Tag: Bodin Isara, Maneepong Jongjit, Pandemi Covid-19, thailand

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru