Aston Villa Makin Serius Kejar Joao Palhinha dari Bayern Munich
Joao Palhinha selangkah lagi ke Aston Villa setelah tawaran ditolak. (Foto: Gualter Fatia/Getty Images)
Berita Transfer: Aston Villa meningkatkan upaya untuk merekrut Joao Palhinha setelah mengajukan tawaran resmi kepada Bayern Munich. Gelandang asal Portugal itu memang berada di jalur keluar dari Allianz Arena, sementara Villa membutuhkan pemain baru di lini tengah setelah Amadou Onana dipastikan absen sepanjang musim akibat cedera.
Direktur olahraga Aston Villa, Damian Vidagany, sebelumnya telah mengonfirmasi ketertarikan klub terhadap Palhinha. Ia menilai pemain berusia 31 tahun tersebut sesuai dengan kebutuhan tim asuhan Unai Emery dan percaya kepindahan ke Villa Park dapat menjadi langkah bagus bagi karier sang gelandang.
"Kami membutuhkan gelandang karena Amadou Onana absen sepanjang musim, dan Joao Palhinha adalah pemain yang sangat bagus serta cocok dengan rencana kami. Kami sedang bernegosiasi, tetapi saat ini belum ada kesepakatan," kata Vidagany.
Menurut Sky Deutschland, Aston Villa kini berada di posisi terdepan dalam persaingan mendapatkan Palhinha. Laporan tersebut menyebut sang pemain memiliki tiga opsi untuk masa depannya, meski hanya Villa yang disebut secara spesifik. The Villans bahkan sudah mencapai kesepakatan pribadi dengan mantan pemain Fulham tersebut.
Langkah Aston Villa kemudian berlanjut dengan pengajuan tawaran pertama kepada Bayern Munich. Proposal tersebut berupa peminjaman dengan opsi pembelian permanen, tetapi Bayern menolaknya karena klub Jerman tersebut lebih menginginkan penjualan langsung. Situasi ini membuat kedua klub masih harus mencari formula yang dapat diterima semua pihak.
Palhinha kini menunggu kepastian mengenai klub yang akan diperkuatnya musim depan. Ia sebelumnya menghabiskan musim lalu sebagai pemain pinjaman di Tottenham Hotspur. Namun, Tottenham memilih tidak mempermanenkan kepindahannya sehingga Palhinha harus kembali ke Bayern, meski masa depannya di klub tersebut sudah terlihat tidak menjanjikan.
Joao Palhinha masih terikat kontrak dengan Bayern Munich hingga 2028, tetapi klub telah memberikan sinyal jelas bahwa dirinya tidak masuk dalam rencana mereka. Direktur olahraga Bayern, Max Eberl, bahkan secara terbuka memasukkan nama Palhinha dalam daftar pemain yang boleh meninggalkan klub pada musim panas ini.
"Kami sudah menyampaikan secara terbuka bahwa ada tiga pemain, Sacha, Bryan, dan Joao, yang sangat terbuka untuk kami lepaskan. Mereka memiliki kontrak bersama Bayern yang harus kami hormati karena kami sama-sama menandatanganinya," ujar Eberl.
Eberl kemudian menegaskan bahwa ketiga pemain tersebut tidak memiliki masa depan di Bayern. Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bagi Aston Villa bahwa negosiasi mengenai Palhinha pada akhirnya dapat menghasilkan kesepakatan, meski tawaran pertama mereka telah ditolak. "Saya percaya tidak satu pun dari mereka memiliki masa depan di Bayern," tegas Eberl.
Situasi tersebut membuat Aston Villa memiliki alasan untuk tetap optimistis. Bayern Munich memang masih bertahan dengan keinginan menjual Palhinha secara permanen, tetapi posisi sang pemain yang tidak masuk rencana klub dapat memaksa mereka lebih fleksibel dalam negosiasi jika tidak ada tawaran sesuai harapan.
Bagi Aston Villa, kedatangan Palhinha akan memberikan tambahan pengalaman dan kekuatan di lini tengah. Dengan Onana absen sepanjang musim dan klub baru saja menjuarai Europa League, Emery membutuhkan kedalaman skuad yang cukup untuk menghadapi persaingan Premier League sekaligus kompetisi Eropa. Palhinha kini menjadi salah satu target utama untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Artikel Tag: Bayern Munich, Aston Villa, Joao Palhinha