Aston Villa Gagal Dapatkan Jean-Philippe Mateta Setelah Tawaran Ditolak
Jean-Philippe Mateta jadi target baru Aston Villa di tengah krisis striker. (Foto: Lewis Storey/Getty Images)
Berita Transfer: Aston Villa kembali menghadapi hambatan dalam upaya memperkuat lini depan setelah tawaran untuk Jean-Philippe Mateta ditolak Crystal Palace. Klub asuhan Unai Emery memang sedang mencari penyerang baru karena Ollie Watkins ingin meninggalkan Villa Park sebelum bursa transfer musim panas ditutup pada 1 September.
Situasi tersebut membuat Villa harus mencari alternatif setelah Nicolas Jackson menjadi target utama mereka. Chelsea disebut meminta sekitar 65 juta poundsterling untuk melepas penyerang asal Senegal tersebut, sehingga The Villans mulai mempertimbangkan opsi lain yang lebih memungkinkan untuk diwujudkan sebelum deadline transfer.
Menurut The Athletic, Jean-Philippe Mateta kini muncul sebagai salah satu alternatif yang dipertimbangkan Aston Villa. Namun, pendekatan pertama mereka justru mendapat penolakan karena tawaran yang diajukan dinilai masih jauh dari angka yang diinginkan Crystal Palace untuk melepas penyerang berusia 29 tahun tersebut.
Mateta juga berada dalam situasi kontrak yang tidak biasa di Palace. Sang pemain diketahui mempermasalahkan keabsahan kontraknya, tetapi laporan yang sama menyebut kontrak tersebut tetap berlaku. Artinya, Mateta masih terikat dengan The Eagles hingga akhir musim 2026/27 dan klub London itu memiliki posisi kuat dalam negosiasi.
Crystal Palace pun disebut tidak memiliki alasan untuk terburu-buru menjual Mateta. Mereka diyakini hanya akan mempertimbangkan tawaran yang jauh lebih tinggi daripada proposal pertama Aston Villa. Kondisi tersebut membuat klub asuhan Emery harus memutuskan apakah mereka bersedia menaikkan tawaran atau kembali fokus mengejar target lain.
Jean-Philippe tetap menjadi pemain penting bagi Crystal Palace meski sedang terlibat persoalan kontrak. Ia bahkan tampil selama 63 menit ketika Palace kalah 0-2 dari Everton pada Sabtu (22/8/2026). Konsistensinya juga terlihat dari catatan gol karena ia mampu mencetak antara 12 hingga 16 gol dalam masing-masing tiga musim Premier League terakhir.
Secara keseluruhan, Mateta telah mencetak 62 gol dalam 203 penampilan untuk Palace. Gol terakhirnya menjadi sangat penting karena ia mencetak gol kemenangan dalam final Conference League musim lalu melawan Rayo Vallecano. Catatan tersebut membuat Mateta memiliki status penting di klub sekaligus meningkatkan nilai tawarnya di bursa transfer.
Jika Watkins benar-benar pergi, Jean-Philippe Mateta bisa menjadi pilihan menarik bagi Aston Villa karena kekuatan fisik dan ancaman golnya. Dalam jangka pendek, karakter tersebut bahkan dapat dianggap lebih cocok daripada Jackson. Namun, Jackson memiliki keunggulan usia karena empat tahun lebih muda serta mampu bermain di beberapa posisi lini depan.
Faktor pengalaman bersama Emery juga dapat membuat Jackson tetap menjadi pilihan utama Aston Villa. Keduanya pernah bekerja sama di Villarreal, sehingga Emery sudah mengetahui karakter dan kemampuan sang penyerang. Villa kini harus menentukan apakah akan mengejar Mateta dengan tawaran lebih tinggi atau kembali berupaya mendapatkan Jackson sebelum bursa transfer ditutup.
Artikel Tag: Crystal Palace, Aston Villa, Jean-Philippe Mateta