AS Tolak Visa 8 Anggota Delegasi Kuba untuk World Baseball Classic
Penolakan ini diumumkan kurang dari dua pekan sebelum turnamen World Baseball Classic bergulir mulai 5 Maret di San Juan, Puerto Rico. (Foto: AP)
Pemerintah Amerika Serikat menolak pengajuan visa terhadap delapan anggota delegasi Kuba yang direncanakan mengikuti World Baseball Classic, menurut pernyataan dari Federación Cubana de Béisbol y Softbol (FCBS) Kamis (26/2).
Penolakan ini diumumkan kurang dari dua pekan sebelum turnamen bergulir mulai 5 Maret di San Juan, Puerto Rico.
Dalam daftar yang disampaikan FCBS, nama penting yang terkena penolakan visa termasuk Presiden Federasi Juan Reinaldo Pérez Pardo, Sekretaris Jenderal Carlos del Pino Muñoz, dan pelatih pitching legendaris Pedro Luis Lazo.
Keempat lainnya merupakan pejabat atau staf yang mendukung operasional tim, namun identitasnya belum diungkap secara lengkap.
Sumber yang mengetahui proses tersebut mengatakan kepada Associated Press bahwa para atlet dan sebagian besar pelatih sudah menerima visa, sementara individu yang ditolak merupakan eksekutif dan pejabat, bukan pemain.
Pemerintah AS menolak berkomentar dengan alasan kebijakan privasi visa.
Federasi Kuba mengeluarkan pernyataan menyesalkan keputusan tersebut, menyebutnya mengabaikan “prinsip olahraga paling dasar dan komitmen yang diemban oleh negara tuan rumah dalam acara seperti ini.”
FCBS juga mempertanyakan dasar hukum penolakan yang tampaknya merujuk pada ketentuan hukum imigrasi AS.
Turnamen World Baseball Classic 2026 yang akan berlangsung di beberapa kota di Amerika dan Puerto Rico masih direncanakan berjalan sesuai jadwal.
Kuba tergabung di Grup A World Baseball Classic bersama Panama, Kolombia, Puerto Rico, dan Kanada. Tim akan memainkan laga pertama pada 6 Maret di Stadion Hiram Bithorn, San Juan.
Walau demikian, keputusan penolakan visa ini memicu kekhawatiran di kubu Kuba menjelang kompetisi, terutama terkait persiapan tim.
Beberapa media menyebut bahwa tim telah melakukan tur persiapan di Nicaragua dan dijadwalkan melakukan pertandingan eksibisi melawan Kansas City Royals dan Cincinnati Reds sebelum berangkat ke San Juan.
FCBS mengatakan akan mengevaluasi langkah selanjutnya menyusul keputusan AS tersebut dan akan menginformasikannya kepada publik di waktu yang tepat.
Para pejabat federasi menggarisbawahi bahwa meskipun proses permohonan visa telah diajukan lebih dari sebulan lalu, respons yang diberikan sangat mengecewakan dan berdampak pada persiapan tim.
Kuba sendiri merupakan salah satu negara peserta yang memiliki tradisi kuat di ajang internasional.
Pada edisi 2023, timnas Kuba berhasil finis di posisi ketiga, menunjukkan kemampuan kompetitif di panggung dunia.
Keikutsertaan mereka dalam edisi 2026 dinilai tetap menjadi momen penting bagi penggemar baseball internasional, meski situasi politik dan administratif menciptakan tantangan tambahan.