Kanal

Arthur Bauchet Pertahankan Emas Alpine Combined Paralimpiade di Cortina

Penulis: Hanif Rusli
12 Mar 2026, 03:14 WIB

Arthur Bauchet turun dengan tangan kanan masih dibalut perban akibat cedera ligament dan tampil konsisten pada dua rangkaian lomba, yakni super-G dan slalom. (Foto: AP)

Atlet Prancis Arthur Bauchet mempertahankan gelar nomor alpine combined putra kategori berdiri pada Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026, Selasa (10/3).

Ia berhasil melakukannya, hanya sehari setelah mengalami kecelakaan dalam lomba super-G dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Bertanding di Tofane Alpine Skiing Centre, Arthur Bauchet turun dengan tangan kanan masih dibalut perban akibat cedera ligamen.

Meski demikian, ia mampu bangkit dan mengamankan medali emas setelah tampil konsisten pada dua rangkaian lomba, yakni super-G dan slalom.

Arthur Bauchet mengaku sempat ragu dapat bersaing kurang dari 24 jam setelah kecelakaan yang membuatnya harus menghabiskan beberapa jam di rumah sakit.

Ia bahkan berjanji kepada dokternya akan kembali menunjukkan medali emas jika berhasil meraihnya.

Pada lomba super-G, Arthur Bauchet finis di posisi kelima. Namun performa solid pada slalom membuatnya melesat ke posisi teratas sementara dengan empat atlet masih tersisa.

Situasi dramatis terjadi ketika pemimpin sementara sekaligus spesialis slalom Rusia Aleksei Bugaev terjatuh pada gerbang terakhir.

Insiden tersebut memastikan Bauchet tetap berada di posisi pertama dan meraih medali emas.

Kemenangan tersebut menjadi medali Paralimpiade ke-10 bagi Bauchet sepanjang kariernya, sebuah pencapaian penting bagi atlet berusia 25 tahun itu.

Medali perak diraih atlet tuan rumah Italia Federico Pelizzari yang tampil impresif pada slalom setelah sebelumnya hanya menempati posisi keenam pada super-G. Ia finis 1,20 detik di belakang Bauchet.

Sementara medali perunggu menjadi milik atlet Austria Thomas Grochar yang sebelumnya berada di posisi kedua setelah super-G.

Medali tersebut menjadi podium Paralimpiade pertama dalam kariernya setelah gagal meraih medali pada tiga edisi sebelumnya.

Pada nomor alpine combined putri kategori berdiri, atlet Swedia Ebba Årsjö berhasil mempertahankan gelar yang sebelumnya diraih pada Paralimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Årsjö tampil dominan dengan keunggulan dua detik setelah super-G dan memperlebar selisih menjadi 7,03 detik setelah slalom.

Ia mengaku termotivasi untuk tampil lebih baik setelah hanya meraih medali perunggu pada nomor super-G sehari sebelumnya.

Medali perak diraih atlet Prancis Aurelie Richard yang mengoleksi medali perak ketiga pada Paralimpiade kali ini.

Sementara medali perunggu menjadi milik atlet China Zhu Wenjing yang menjalani debut pada kompetisi besar.

Kompetisi ski alpine Paralimpiade Milano Cortina 2026 akan berlanjut dengan nomor giant slalom putri pada 12 Maret dan giant slalom putra pada 13 Maret.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru