Kanal

Arteta Ungkap Kesalahan Tuchel di Piala Dunia 2026

Penulis: Yuliana Farida
16 Jul 2026, 16:30 WIB

Arteta Ungkap Kesalahan Tuchel di Piala Dunia 2026 - sumber: (footballlondon)

Berita ArsenalMikel Arteta dan Cesc Fabregas telah memberikan pelajaran penting bagi pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, tentang strategi sukses yang justru diabaikan dalam pertandingan Piala Dunia baru-baru ini. Tuchel kini berada di bawah sorotan tajam setelah Inggris tersingkir di tangan Argentina.

Dalam pertandingan tersebut, Inggris sempat unggul melalui gol yang diawali umpan silang Morgan Rogers, target transfer Arsenal, kepada Anthony Gordon. Namun, keputusan Tuchel untuk memasukkan tiga bek dan mengubah formasi secara radikal menjadi bumerang. Setelah Gordon, Reece James, dan Declan Rice ditarik keluar, Inggris justru kehilangan momentum. Argentina memanfaatkan situasi ini dan berhasil mencetak dua gol, yang meruntuhkan reputasi Tuchel sebagai pelatih kepala.

Mikel Arteta, yang kemungkinan menyaksikan laga tersebut dari rumah, pasti menyadari bahwa strategi Tuchel berlawanan dengan taktik yang membuat Arsenal menjuarai Liga Premier. Selama kampanye itu, The Gunners meraih 14 kemenangan dengan selisih satu gol. Arteta kerap mempertahankan formasi empat bek dan mempercayai para pemainnya untuk tetap menyerang dan memberi ancaman kepada lawan.

Sebaliknya, keputusan Tuchel untuk menyerahkan penguasaan bola dan kontrol permainan kepada Argentina menjadi kesalahan fatal. Cesc Fabregas, mantan pemain Arsenal yang kini melatih Como, juga menyoroti pendekatan ini. Seperti halnya Arteta, Fabregas berhasil membawa Como lolos ke Liga Champions UEFA dengan mengandalkan strategi serangan balik dan penguasaan bola.

Fabregas menjelaskan bahwa perubahan formasi menjadi lebih defensif sering kali mengundang tekanan dari lawan, yang justru meningkatkan peluang mereka untuk mencetak gol. “Ya, mungkin sekali waktu Anda bisa mencetak gol kedua lewat serangan balik, tetapi 80%-90% dari waktu, strategi ini justru merugikan,” ujarnya.

Dengan pelajaran dari Arteta dan Fabregas, jelas bahwa mengubah formasi menjadi lebih defensif bukanlah solusi terbaik, terutama saat memimpin. Keputusan untuk menyerahkan kendali permainan sering kali mengundang bencana.

Artikel Tag: Arsenal, Mikel Arteta

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru