Kanal

Antimage Mengakui Bermain untuk EVOS Legends Harus Berikan yang Terbaik

Penulis: Fajar Muhammad Fajar
04 Jan 2022, 09:00 WIB

Antimage EVOS Legends via EVOS TV

Berita Esports: Offlaner andalan EVOS Legends dalam dua musim terakhir, Antimage, membagikan kesan dan pesannya selama berseragam tim berlogo macan putih tersebut.

Pemain berusia 21 tahun tersebut mengakui bergabung ke tim besar seperti EVOS yang sudah menjuarai sejumlah kompetisi bergengsi, tidak luput dari adanya tekanan atau ekspektasi tinggi para penggemar.

Terlebih pemilik nama asli Maxhill Leonardo itu diboyong dari ONIC Esports jelang memasuki musim 2021 saat EVOS memang membutuhkan offlaner andal, selepas pensiunnya sang mega bintang, Eko 'Oura' Julianto.

Mengutip GGWP. Oura dikenal sebagai pemain dengan kualitas kelas dunia. Ia merupakan penentu kemenangan EVOS Legends pada M1 World Championship 2019 dan meraih predikat MVP.

Hadirnya Antimage pun mampu menjawab kebutuhan Macan Putih untuk sektor offliner. Kepercayaan itu dibayar lunas oleh sang pemain dengan mempersembahkan trofi MPL ID Season 7.

"Kalo pindah tim pasti ada pressure (tekanan) tersendiri, apalagi kalo main buat tim EVOS. Jadi harus memberikan yang terbaik," ucapnya dalam kanal YouTube EVOS TV (2/1) dikutip dari GGWP.ID.

Terkait berhasil beradaptasi dengan cepat di EVOS, pemain berkacamata tersebut enggan besar kepala. Justru menurutnya itu terjadi karena faktor kebutuhan timnya akan sosok offlaner.

"Mungkin kalo anggapan gue di EVOS lebih cepat beradaptasi, mungkin anggapan gue emang salah. Mungkin EVOS lagi butuh offlaner," kata dia.

Setelah bergabung ke EVOS Legends banyak pihak menganggap kepribadian pemain Antimage berubah drastis jadi lebih dewasa, terlihat dari caranya bertutur kata. Kendati demikian ia tetap akan memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi, mengingat EVOS masih memiliki masalah internal yang menyebabkan mereka tampil di bawah performa terbaiknya musim lalu.

"Semua ada plus minusnya, tapi kita harus kurang-kurangin minusnya. Kalo dari gue, nggak boleh terlalu galak di saat scrim atau dalam situasi apa pun," terang Antimage.

"Kalo rekan satu tim melakukan kesalahan, gue nggak boleh apa-apain, nadanya direndahin. Mungkin dari coach, dari player kita semua mesti instropeksi diri." Pungkas dia.

Artikel Tag: Antimage, Oura, EVOS Legends, MPL ID Season 8

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru