Ange Postecoglou Sebut Latih MU Tugas Terberat di Dunia
Ange Postecoglou. (Foto: Jon Hobley/MI News/NurPhoto via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Nottingham Forest, Ange Postecoglou, melontarkan pernyataan tajam soal tekanan luar biasa yang melekat pada kursi manajer Manchester United. Ia menyebut posisi tersebut sebagai pekerjaan paling sulit di dunia sepak bola.
Berbicara dalam podcast The Overlap, Ange Postecoglou menilai sorotan terhadap Manchester United tidak pernah surut. Setiap keputusan, hasil pertandingan, hingga pernyataan publik selalu berada di bawah pengawasan ketat.
"Itu adalah pekerjaan paling sulit di dunia sepak bola menurut saya, karena sorotan yang dimiliki klub itu dan perhatian yang selalu tertuju pada mereka," ujar Postecoglou.
Ia menambahkan bahwa dibutuhkan sosok unik untuk mampu bertahan dalam tekanan sebesar itu. "Akan dibutuhkan individu yang unik untuk bisa mengatasi semua hal tersebut atau disiplin nyata untuk mengatakan bahwa kami akan menempuh jalur ini selama beberapa tahun," lanjutnya.
Situasi di Old Trafford memang tidak mudah. Ruben Amorim sebelumnya dipecat setelah 14 bulan menjabat, menyusul hasil mengecewakan dengan finis di peringkat ke-15 Premier League musim 2024-25. Ironisnya, ia juga kalah di final Liga Europa dari Tottenham asuhan Postecoglou saat itu.
Pada Januari lalu, klub menunjuk Michael Carrick sebagai pengganti. Carrick langsung membawa United naik ke posisi keempat klasemen Premier League. Meski demikian, masa depannya masih belum dipastikan karena kontraknya berlaku hingga akhir musim 2025-26.
Postecoglou menegaskan bahwa tantangan di Manchester United bukan sekadar soal menang atau kalah. "Kecil kemungkinan ada solusi instan. Dibutuhkan seseorang yang bukan hanya manajer, tetapi juga pribadi yang mampu menghadapi 100 konferensi pers setiap tahun, menang 10 laga lalu kalah satu dan dihancurkan karena kekalahan itu," tegasnya.
Ia juga menyinggung beban sejarah klub yang selalu membayangi. "Sejarah selalu menjadi pendamping dalam setiap langkah yang Anda ambil. Harus ada orang yang menerima semua itu dan cukup kuat secara pribadi untuk berkata saya akan melakukannya, tetapi dengan cara saya sendiri."
Artikel Tag: Manchester United, Ange Postecoglou