Andrew Robertson Menjelaskan Pentingnya Miliki Mentalitas Yang Bagus
Robertson saat bermain melawan Everton via thisisanfield.com
Berita Liga Inggris : Andrew Robertson mengalami masa-masa sulit saat awal kepindahannya ke Liverpool. Pada posisi bek kiri, Ia terus menerus berada di bawah bayang-bayang Alberto Moreno. Namun kini Ia telah dipercaya tampil secara regular pada posisi tersebut.
Andrew Robertson mengalami masa-masa sulit saat awal kepindahannya ke Liverpool. Pada posisi bek kiri, Ia terus menerus berada di bawah bayang-bayang Alberto Moreno. Namun kini Ia telah dipercaya tampil secara regular pada posisi tersebut.
Bulan pertamanya di Merseyside sebagian besar hanya dihabiskan di bangku cadangan atau bahkan di luar tim saat pertandingan. Dari bulan Agustus sampai dengan November Ia hanya membuat tiga kali penampilan, serta lima pertandingan lainnya dimasukkan dalam tim sebagai pemain cadangan namun tanpa dimainkan. Ia baru mendapat kepercayaan setelah mampu menggantikan peran Alberto Moreno yang mengalami cedera pergelangan kaki.
"Seharusnya (Robertson) tidak bermain di level ini, sangat sulit baginya untuk bertahan di klub yang sedang berusaha untuk memenangkan liga," kritik Gary Neville sembari menyandingkan nama Robertson bersama Moreno dan Ragnar Klavan.
Dengan tegas, kini Robertson mampu membuktikan bahwa komentar Neville tersebut adalah salah, hingga akhirnya mantan bek timnas Inggris tersebut mengakui bahwa Robertson telah melakukan hal yang lebih baik daripada yang pernah Ia katakan sebelumnya.
Menurut penuturannya kepada the Mail menjelang pertandingan persahabatan Skotlandia melawan Kosta Rika dan Hungaria bulan ini, Robertson memberi pandangannya tentang situasi tersebut, “Mungkin Ia (Neville) tidak melihat saya cukup bermain. Mungkin juga Ia hanya berpikir saya adalah rekrutan dari Hull.”
“Saya tidak tahu pola pikir seperti apa yang Ia gunakan, tetapi itu adalah pendapat seseorang. Jika Ia pikir saya tidak cukup baik, itu tidak masalah bagi saya.”
“Orang-orang seperti inilah yang justru ingin saya beri bukti. Ketika Anda ingin membuat penggemar dan keluarga Anda bangga, justru orang-orang seperti inilah yang akan memotivasi Anda lebih banyak.”
“Saya cukup tenang dalam menghadapi kritik dan tekanan ini. Saya yakin dengan kemampuan saya dan saya ingin bisa menjalankan peran besar ini dengan baik," tambahnya.
Inilah tipe mentalitas yang telah Robertson terapkan sejak kepindahannya dari Hull ke Liverpool pada bulan Juli, yang bisa dibilang merupakan transfer paling murah The Reds musim panas lalu.
Jurgen Klopp hanya membayar hanya 8 juta poundsterling untuk pemain asal Skotlandia itu, namun sekarang Ia justru menjadi salah satu pemain paling mengesankan bagi tim, setelah terakhir Ia membuat assist ketiganya musim ini dalam kemenangan 5-0 Liverpool atas Watford.
Keraguan Gary Neville sebenarnya muncul ketika Robertson memilih pindah ke Anfield setelah klub yang Ia bela sebelumnya, Hull City terdegradasi ke Divisi Championship. Tapi seperti yang telah Ia lakukan saat dilepas Celtic di level junior, Robertson mampu berjuang melawan kritik dan membuktikan dirinya merupakan pilihan yang tepat bagi setiap tim yang Ia bela.
Artikel Tag: Liga Inggris, Liverpool, Skotlandia, Robertson