Kanal

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah Petik Banyak Pelajaran di All England 2026

Penulis: Yusuf Efendi
07 Mar 2026, 12:10 WIB

Amri Syahnawi-Nita Violina Marwah/[Foto:PBSI]

Birmingham - Pasangan ganda campuran Pelatnas Cipayung, Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah gagal melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi All England Open World Tour Super 1000 setelah di babak delapan besar menyerah dari juara bertahan asal China, Guo Xin Wa / Chen Fang Hui.

Setelah sebelumnya menyingkirkan kompatriotnya Jafar Hidayatullah / Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di babak 16 besar, Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah gagal membendung ketangguhan unggulan keenam Guo Xin Wa / Chen Fang Hui lewat pertandingan ketat rubber game dengan skor 17-21, 21-18 dan 15-21, dalam pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham City Inggris pada Jumat (6/3) malam waktu setempat.

"Alhamdulillah bisa main cukup baik hari ini, tapi pada akhir-akhir laga kami kehilangan fokus yang membuat situasinya jadi menyulitkan, itu yang membuat mereka yakin lagi seperti di gim pertama," kata Amri Syahnawi kepada tim Humas dan Media PP PBSI.

"Tadi sebenarnya peluang untuk menang itu ada karena kami sempat unggul juga di gim ketiga. Tapi ya itu poin-poin terakhir banyak melakukan kesalahan, banyak salah arah pengembaliannya. Mereka juga mempercepat pola yang terlambat kami adaptasi," Nita, menjelaskan.

Dengan kekalahan Amri / Nita, dipastikan tak ada wakil ganda campuran Indonesia di babak empat besar All England 2026.

Langkah pebulutangkis tunggal putra Indonesia peringkat 14 dunia, Alwi Farhan harus terhenti di babak delapan besar turnamen bergengsi All England Open 2026 BWF World Tour Super 1000 setelah menyerah dari unggulan kedua asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn .

Alwi Farhan harus mengakui keunggulan mantan juara dunia, Kunlavut Vitidsarn lewat pertandingan dua game langsung dengan skor 17-21 dan 12-21.

"Pertama-tama mengucap syukur Alhamdulillah walau saya tidak terlalu puas dengan performa saya hari ini. Sebenarnya dari start gim pertama sudah benar, tapi dari mulai interval pertama Kunlavut berubah pola dan saya kurang bisa antisipasi dengan lebih cepat. Itu kesalahan saya," papar Alwi kepada tim Humas dan Media PP PBSI.

"Kunlavut adalah pemain yang ulet, tidak gampang mati, pemain yang kuat untuk sekarang. Itu modal dia untuk bisa mencapai level yang sekarang. Dan saya coba melawan hal dari situ tapi saya rasa saya sedikit kalah rapi dari segi pukulannya," jelas penyandang titel juara Indonesia Masters 2026 tersebut.

Artikel Tag: Amri Syahnawi, Nita Violina Marwah, Guo Xin Wa, Chen Fang Hui, All England 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru