Alexei Popyrin Buka-Bukaan Tentang Tak Bela Australia Di Davis Cup
Alexei Popyrin [image: getty images]
Berita Tenis: Petenis tuan rumah, Alexei Popyrin harus menelan kekalahan di babak pertama Australian Open untuk kali kedua secara beruntun.
Petenis peringkat 50 dunia merupakan juara Masters setelah memenangkan gelar Canadian Open musim 2024 dan pernah menghuni peringkat tertinggi dalam kariernya sampai saat ini, peringkat 19 dunia.
Petenis berusia 26 tahun juga menghasilkan beberapa hasil Grand Slam yang impresif, termasuk ketika ia menundukkan Novak Djokovic di US Open musim 2024. Tetapi, setelah melalui musim 2025 yang menantang, ia telah kalah di babak pertama Australian Open untuk kali kedua secara beruntun. Usai kekalahan pahit di Australian Open 2026, petenis peringkat 50 dunia ditanya mengapa ia memutuskan untuk tidak membela Australia di Davis Cup bulan depan.
Di babak pertama Australian Open 2026, petenis tuan rumah berhadapan dengan petenis berrkebangsaan Prancis, Alexandre Muller – yang tidak memenangkan laga nomor tunggal di Grand Slam pada musim 2025.
Kekalahan beruntun Muller di Grand Slam tampak akan berlanjut setelah petenis tuan rumah unggul dengan 2-1 (set) dan bahkan unggul 2/5 di babak tiebreak set keempat. Usai dipaksakan untuk memasuki set kelima, petenis tuan rumah membangun keunggulan lain bahkan berpeluang memenangkan pertandingan pada kedudukan 5-3. Tetapi setelah gagal memanfaatkan peluang tersebut, ia pun kalah dari petenis berkebangsaan Prancis.
Sebelum Australian Open musim ini digelar, tim Australia untuk babak kualifikasi Davis Cup melawan Ekuador telah diumumkan dan nama-nama besar seperti Alex De Minaur dan petenis peringkat 50 dunia tidak ada dalam daftar petenis.
De Minaur telah menjelaskan alasan melewatkan Davis Cup tersebut dan pertanyaan yang sama kini ditanyakan kepada petenis berusia 26 tahun.
“Saya pikir sedikit menyulitkan untuk membicarakan tentang itu sekarang, setelah kekalahan seperti itu. Bukan waktu yang tepat untuk pertanyaan seperti itu,” aku Popyrin.
“Saya pikir tidak ada yang bisa mengalahkan ketika anda bermain demi negara anda, tetapi di waktu yang sama, saya harus memikirkan tentang musim saya. Davis Cup digelar pada bulan Februari dan di lokasi di mana saya tidak memiliki poin apa pun untuk dipertahankan.”
“Saya pikir itu perluang emas bagi saya untuk meningkatkan peringkat dan jika saya mengorbankan itu untuk melakoni Davis Cup di Ekuador, di mana ada ketinggian yang cukup tinggi dan di clay-court, itu akan memakan waktu dua pekan dalam satu musim, di mana saya bisa bermain di tempat lain, pada saat ini di musim ini, jadi, ya. Saya ingin sekali bermain, saya ingin sekali bermain demi negara saya, tetapi tidak sesuai dengan jadwal.”
Popyrin kini akan berusaha kembali memasuki jalan kemenangan di turnamen selanjutnya, Rotterdam Open bulan depan.
Artikel Tag: Tenis, Australian Open 2026, Alexei Popyrin