Alex De Minaur Bagikan Kabar Cedera Teranyar Jelang Turnamen Di Wina
Alex De Minaur [image: reuters]
Berita Tenis: Alex De Minaur akan kembali beraksi setelah beristirahat cukup panjang, kurang lebih 12 hari setelah pertandingan terakhir yang ia lakoni di Shanghai Open musim 2026.
Hal tersebut seharusnya tidak terlalu mengejutkan, mengetahui cedera yang petenis berkebangsaan Australia alami di Beijing.
Setelah tampil gemilang di ibu kota Cina, ia menghadapi Novak Djokovic di final. Usai set pertama yang berlangsung sengit — yang dimenangkan oleh petenis berkebangsaan Serbia melalui babak tiebreak — ia memutuskan untuk menyudahi pertandingan.
Ia menghampiri net untuk melakukan jabat tangan lebih awal, kemudian menjelaskan bahwa cedera membuatnya tidak bisa mengambil risiko untuk terus bermain.
Meski begitu, ia tetap bermain dan tampil mengesankan di Shanghai pada pekan berikutnya, memenangkan dua pertandingan sebelum tersingkir di perempatfinal. Hal tersebut membuat banyak orang bertanya-tanya mengenai kondisi fisiknya. Oleh karena itu, saat berbicara kepada Tennis TV, ia akhirnya memberikan penjelasan.
De Minaur mengawalinya dengan memberikan kabar terkini mengenai kondisi fisiknya, dengan mengatakan, “Ya, tentu saja, apa yang terjadi di Beijing sungguh disayangkan dan dampaknya berlanjut hingga ke Shanghai. Di sana saya berusaha tampil sebaik mungkin, tetapi jeda waktunya terlalu singkat. Jadi, saya mungkin belum bisa mencapai kondisi yang saya harapkan.”
“Setelah Shanghai, saya mendapatkan waktu tambahan sekitar satu pekan hingga sepuluh hari, sesuatu yang memang dibutuhkan oleh tubuh saya. Kini kondisi saya terasa baik dan saya merasa siap untuk beraksi.”
Pewawancara kemudian bertanya apa saja yang dilakukan petenis berkebangsaan Australia selama jeda hampir dua pekan tersebut.
De Minaur menjawab, “Ada berbagai macam hal yang saya lakukan. Namun, prioritas utamanya adalah memulihkan kondisi tubuh agar kembali sehat sepenuhnya. Dan itulah yang berhasil kami capai. Ada waktu untuk beristirahat, menjalani rehabilitasi, serta berlatih di lapangan, semuanya dilakukan untuk memastikan saya siap mengakhiri musim ini dengan performa yang kuat.”
Mengingat situasinya — terutama setelah ia harus mundur dari final akibat cedera — hasil yang diraihnya di Shanghai Open merupakan pencapaian yang luar biasa.
De Minaur sependapat dengan pandangan tersebut, seraya menambahkan, “Ya, maksud saya, jika melihat situasinya, ada kemungkinan besar saya bahkan tidak akan bisa turun ke lapangan, bukan?”
“Kemudian, berbagai faktor pendukung seolah selaras, sehingga kondisi saya terus membaik dari hari ke hari. Pada akhirnya, saya meraih hasil yang cukup baik, yang menjaga peluang saya untuk tampil di Turin tetap terbuka.”
Kabar ini jelas jauh lebih positif dibandingkan pembaruan kondisi fisik terakhir yang disampaikannya, tepatnya setelah pertandingan pertamanya pasca-pengunduran diri dari final di Beijing.
Di Vienna Open, De Minaur akan menghadapi tantangan berat di laga pembuka. Mengawali turnamen ATP level 500 yang diikuti banyak petenis papan atas, ia dijadwalkan bertanding melawan petenis berkebangsaan Ceko, Tomas Machac.
Artikel Tag: Novak Djokovic, Alex de Minaur, Vienna Open, Shanghai Open