Kanal

10 Pemain Legendaris Lazio Sepanjang Masa Bagian 1

Penulis: Vina Enza
18 Okt 2020, 18:44 WIB

Paolo Hegro (foto:extratv)

Ragam Liga Italia: Lazio menjadi salah satu tim papan atas di sepak bola Italia dengan banyak prestasi yang telah diraih baik di dalam negeri dan internasional selama satu dekade terakhir. Biancocelesti telah menjadi rumah beberapa pemain legendaris. Berikut 10 pemain yang tidak diragukan lagi menjadi legenda sepak bola Italia yang pernah membela klub ibukota Italia.

Paolo Negro

Meski Paolo Negro juga bermain dengan Bologna dan Brescia, ia mencatatkan namanya dengan Lazio, antara 1993 dan 2005 ia telah memenangkan delapan gelar bergengsi bersama Biancocelesti, termasuk Piala Italia dobel di 1999-2000 dan Piala Winner pada 1998-1999.

Sebagai bek tengah, Paolo Negro adalah pemain yang kuat, agresif dan tekelnya keras dan ia memiliki tembakan jarak jauh yang kuat. Ia juga merupakan defender yang cerdas, serba bisa dan bisa diandalkan. Paolo Negro luar biasa dalam zona penjagaan dan memiliki kecepatan dan stamina yang bagus sehingga membuatnya bisa maju ke depan dari sisi kanan saat memenangkan penguasaan bola. Paolo Negro juga membela Italia di Euro 2000 di mana mereka finis sebagai runners-up.

Bruno Giordano

Bruno Giordano menghabiskan sepuluh musim bersama Lazio, sepanjang masa itu ia mencetak 108 gol, dan ia memenangkan Capocannoniere Serie A di musim 1978-79, di mana ia mencetak 19 gol. Giordano merupakan striker yang sangat produktif dengan teknik hebat dan kemampuan olah bola yang luar biasa. Ia juga memiliki tembakan akurat dan kuat dengan kedua kakinya, karena karakteristikna tersebut ia dianggap penerus Giorgio Chinaglia

Giordano mewakili Italia di U-21 dan mencetak delapan gol dalam 16 penampilannya, ia juga tampil tiga kali di tim Olimpiade Italia dan mencetak dua gol. Pada 1980, ia dipenjara karena terlibat dalam skandal judi bola nasional dan dilarang tampil di kompetisi Italia hingga 1982, sekembalinya ke sepak bola profesional ia menjadi top skor Serie B di musim 1982-83.

Alessandro Nesta

Alessandro Nesta memulai kariernya di Lazio, ia menjadi salah satu defender terbaik di masanya, sepanjang kariernya bersama tim muda Biancocelesti ia bermain di berbagai posisi termasuk menjadi gelandang dan striker. Di musim 1993/94 ia dipanggil memperkuat tim utama, di Maret 1994 ia melakoni debutnya di pertandingan kontra Udinese.

Nesta ditunjuk sebagai kapten tim di bawah pelatih Sven Goran Eriksson dan Lazio memenangkan Piala Italia pada 1998 melawan Milan di final, di mana ia mencetak gol kemenangan, Nesta telah menorehkan 400 lebih penampilan sepanjang 20 tahun kariernya bersama Lazio dan Milan, ia dikenal karena kecepatannya, tekel kreatifnya, elegan dan penjagaan ketat pada tim lawan.

Sinisa Mihajlovic 

Sinisa Mihajlovic direkrut Lazio oleh Sven-Goran Eriksson di musim panas 1998, sepanjang kariernya Mihajlovic terkenal karena tembakan raka jauhnya, umpan-umpan silangnya dan kemampuan operannya. Mihajlovic menjadi salah satu eksekutor tendangan bebas terbaik sepanjang masa. Ia mampu mencetak gold an menciptakan peluang dari bola mati dan menjadi pemegang rekor gol terbanyak dari tendangan bebas Serie A dengan 28 golnya.

Bersama Biancocelesti, Mihajlovic mencapai final Piala Winner UEFA pada 1999 mencetak gol kemenangan 2-1 atas RCD Mallorca, ia juga memenangkan Piala Super Eropa pada 1999. Sang defender memainkan 26 pertandingan dan mencetak tujuh gol di musim 1999/2000 Serie A dan Lazio memenangkan scudetto keduanya di sepanjang sejarah, ia memenangkan trofi terakhir bersama Elang Ibukota pada 2004 saat mereka menaklukkan Juventus di final Coppa Italia.

Giuseppe Favalli

Guiseppe Favalli mengawali kariernya dengan Cremonese pada 1988, performa impresifnya saat klubnya menelan kekalahan 2-1 dari Internazionale membuatnya direkrut oleh Lazio pada 1992, setelah Alessandro Nesta direkrut Milan di 2002, Guiseppe menjadi kapten tim Lazio. Ia memenangkan satu scudetto bersama Biancocelesti, tiga Coppa Italia, dua Piala Super Italia dan satu Piala Super Eropa.

Selama 12 musim berseragam Biancocelesti, Guiseppe menorehkan 401 penampilan dan menjadi pemain dengan penampilan terbanyak di sepanjang sejarah klub dan mencetak enam gol. Guiseppe adalah defender yang serba bisa, berpengalaman, dan sukses. Ia bisa dimainkan sebagai bek tengah dan kiri atau kanan sebagai full bek juga. Favalli juga dipanggi memperkuat Azzurri dalam delapan pertandingan antara 1994 dan 2004, ia juga menjadi anggota timnas Italia untuk Euro 2004.

Artikel Tag: Lazio, Paolo Negro, Nesta

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru