Yoshihito Nishioka Ungkap Alasan Kenapa Roger Federer Mirip Dengan Pikachu

Penulis: Dian Megane
Minggu 28 Feb 2021, 17:10 WIB
Bagi Yoshihito Nishioka, Roger Federer merupakan petenis putra paling populer

Roger Federer ketika tampil di Australian Open 2020

Berita Tenis: Baru-baru ini, Yoshihito Nishioka memainkan game menarik untuk menghormati hari jadi ke-25 dari Pokemon Red And Green yang dirilis di Jepang.

Petenis peringkat 61 dunia merupakan salah satu kolektor berat dari kartu Pokemon dan telah mengoleksi lebih dari ribuan kartu, termasuk beberapa kartu yang sangat jarang. Ia bahkan membandingkan Roger Federer dengan Pokemon yang populer.

Untuk gamenya, pembawa acara dari hari jadi tersebut memberi petenis berusia 25 tahun nama dari beberapa Pokemon yang difavoritkan para penggemar dan ia harus memilih petenis yang kira-kira sesuai dengan setiap Pokemon yang ia pilih.

Setelah menyebutkan beberapa nama Pokemon, seperti Charizard, Squirtle, dan Gengar, pembawa acara bertanya kepada petenis peringkat 61 dunia untuk memilih petenis yang bisa dibandingkan dengan Pikachu.

Petenis yang kalah di babak pertama Australian Open musim 2021, lalu mengungkapkan bagaimana Pikachu adalah Pokemon yang paling populer dan dicintai di seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu, ia memilih Federer sebagai Pikachu di dunia tenis putra karena ia mempertimbangkan petenis yang telah mengantongi 20 gelar Grand Slam sebagai petenis paling terkenal di turnamen ATP.

“Yang pasti, itu adalah Roger. Saya pikir petenis putra paling terkenal adalah Roger Federer. Semua orang mengenal Pikachu, begitu pun Roger,” ungkap Nishioka.

Setelah malang melintang di dunia tenis sejak debut pada musim 1998, Federer telah menjadi bintang tenis yang menjadi daya tarik para penggemar di seluruh penjuru dunia dan semakin mempopulerkan tenis melalui perjalanannya yang begitu menginspirasi.

Setelah menepi karena menjalani operasi lutut sejak Februari musim lalu, mantan petenis peringkat 1 dunia tidak kembali berkompetisi di sisa musim 2020 dengan alasan untuk merehabilitasi kondisinya usai menjalani operasi.

Sementara banyak pihak memperkirakan ia akan kembali beraksi di Australian Open musim 2021, bintang tenis Swiss memutuskan mundur dari Grand Slam tersebut karena proses pemulihannya sedikit tertinggal dari jadwal seharusnya.

Namun, setelah lebih dari satu musim, Federer akan kembali beraksi di Qatar Open, Doha musim 2021, turnamen yang telah ia menangkan dalam tiga kesempatan, yakni pada musim 2005, 2006, dan 2011. Qatar Open akan dimulai pada 8 Maret mendatang. Para penggemar pun akhirnya akan menyaksikan sang maestro tenis kembali beraksi.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Yoshihito Nishioka, Roger Federer

1755  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini