Victoria Azarenka Tak Terkejut Terkait Kebangkitannya Pada Musim 2020

Penulis: Dian Megane
Jumat 01 Jan 2021, 22:10 WIB
Victoria Azarenka melaju ke final Grand Slam pertama sejak lakoni final US Open 2013

Victoria Azarenka ketika menjadi runner up US Open 2020

Berita Tenis: Victoria Azarenka memenangkan penghargaan WTA Comeback of the Year meski musim 2020 sangat tergannggu akibat pandemi COVID-19.

Karier petenis yang telah mengantongi dua gelar Grand Slam terhalang oleh sejumlah cedera dan kasus perebutan hak asuh anak laki-lakinya, Leo, tetapi ia kembali bangkit dengan sukses pada musim 2020 dengan memenangkan gelar turnamen WTA pertama dalam empat musim terakhir di Cincinnati Open (Western & Southern Open) yang digelar di venue yang sama dengan US Open.

Petenis yang pernah menjuarai Australian Open sebanyak dua kali lalu melaju ke final US Open usai menundukkan petenis yang telah mengklaim 23 gelar Grand Slam, Serena Williams di semifinal.

Di partai puncak US Open, ia menghadapi Naomi Osaka – petenis yang menjadi lawannya di final Cincinnati Open tetapi mundur bahkan sebelum pertandingan dimulai karena cedera. Kali ini, Osaka berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan petenis berkebangsaan Belarusia demi memenangkan gelar Grand Slam ketiga dalam kariernya.

Final US Open musim 2020 menjadi final Grand Slam pertama petenis peringkat 13 dunia sejak melakoni final US Open musim 2013 (kalah dari Williams).

Selain itu, petenis berkebangsaan Belarusia melaju ke perempatfinal Italian Open, Roma (kalah dari Garbine Muguruza) dan kalah dari rekan senegaranya, Aryna Sabalenka dengan dua set langsung di final Ostrava Open.

“Saya tidak bisa mengatakan bahwa kebangkitan saya ke level itu adalah kejutan besar bagi saya, karena saya memiliki kepercayaan diri cukup tinggi terhadap kemampuan saya dan saya tahu hal yang bisa saya lakukan dalam kondisi fisik yang baik,” ungkap Azarenka kepada CGTN Sports.

“Sudah jelas bahwa beberapa musim terakhir telah begitu menyulitkan bagi saya. Saya tidak bisa mengasumsi bahwa hasil-hasil positif ini akan tiba dan saya tidak mengharapkan apapun yang brilian dari diri saya, tetapi ia mempertahankan level yang saya butuhkan untuk menjadi petenis yang lebih baik dan mencapai kesuksesan yang luar biasa.”

Pada Februari mendatang, Azarenka akan mengincar gelar Australian Open ketiga dalam kariernya sekaligus gelar Australian Open pertamanya sejak musim 2013 ketika ia mengalahkan Li Na di partai puncak.

Artikel Tag: Tenis, US Open, australian open, Victoria Azarenka

664  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini