Usai Atasi Flashback Wimbledon, Roger Federer Berharap Bisa Balas Dendam Di Cincinnati

Penulis: Dian Megane
Selasa 13 Agu 2019, 04:09 WIB
Usai Atasi Flashback Wimbledon, Roger Federer Berharap Bisa Balas Dendam Di Cincinnati

Roger Federer

Berita Tenis: Petenis yang telah mengoleksi 20 gelar Grand Slam, Roger Federer mengincar untuk membalaskan kekalahannya dari Novak Djokovic di final Wimbledon musim ini.

Petenis peringkat 3 dunia, Roger Federer belum melakoni satu pun pertandingan sejak kalah dari Novak Djokovic di final Wimbledon yang berlangsung selama kurang lebih 5 jam. Di pertandingan tersebut, ia mendapatkan dua peluang match point, tetapi gagal mengkonversi keduanya. Untuk kali ke-22, Federer kalah setelah mendapatkan peluang match point.

Setelah final tersebut, Federer berharap bisa kembali ke jalur yang tepat di Western & Southern Open, Cincinnati pekan ini, turnamen yang telah ia menangkan sebanyak tujuh kali dan terakhir memenangkannya pada musim 2015.

“Anda mengenang kembali hal itu sambil menerka apa yang terjadi. Saya mengalami flashback dari final Wimbledon, baik momen yang baik maupun buruk, ketika kembali ke lapangan untuk berlatih,” ungkap Federer.

“Hal itu biasanya memudar setelah melakoni beberapa sesi latihan dan bersiap untuk berkompetisi di Cincinnati.”

Melihat prestasinya di Cincinnati, tidak mengejutkan jika turnamen di Cincinnati merupakan salah satu turnamen favorit Federer. Jika melihat banyaknya gelar yang ia menangkan, turnamen di Cincinnati merupakan turnamen Masters 1000 yang paling sukses bagi Federer. Secara keseluruhan, ia memenangkan 46 dari 55 pertandingan yang dilakoninya di Cincinnati sejak debut di turnamen tersebut pada musim 2000.

“Cincinnati adalah tempat yang tenang dan damai. Kita memiliki cukup banyak turnamen di kota besar, jadi ini cara yang menyenangkan bagi saya untuk mengawali musim panas,” komentar Federer tentang Wester & Southern Open.

“Anda juga akan melihat para penggemar yang datang ke sini untuk menyaksikan pertandingan dan tidak ada yang lain. Hal itu mengingatkan saya dengan turnamen di Indian Wells. Jadi, itu salah satu ha yang keren tentang turnamen ini.”

Dengan mundurnya Rafael Nadal, Federer diunggulkan di posisi kedua di Cincinnati musim ini. Jika semuanya berjalan sesuai rencana Federer, ia berpeluang bertemu Novak Djokovic untuk melakoni laga ulang final 12 bulan lalu. Pada kesempatan tersebut, Federer juga kalah dari Djokovic.

“Saya tidak sabar menantikan laga ulang melawan Novak atau menantikan ketika saya bisa kembali ke lapangan dan memperlihatkan apa yang bisa saya lakukan,” tukas Federer.

“Daripada berpikir negatif seperti semuanya buruk bahkan berharap tidak bermain tenis lagi, benar-benar penting untuk menyusun kembali kekuatan anda. Kemenangan tidak selalu anda ingat, tetapi kekalahan biasanya akan anda ingat untuk waktu yang lebih lama. Bahkan di final yang sudah begitu dekat. Saya pikir penting bagi saya untuk memperlihatkan reaksi bahwa saya terus melangkah maju.”

Terlepas dari usianya yang tak lagi muda, tidak ada tanda-tanda bagi Federer untuk berhenti dalam waktu dekat. Menginjak usia 38 tahun, Federer adalah petenis tertua yang masih aktif di turnamen ATP setelah Ivo Karlovic.

Mendapatkan bye di babak pertama, Federer akan mengawali kampanyenya di Cincinnati melawan Matteo Berrettini atau Juan Ignacio Londero.

Artikel Tag: Tenis, Western & Southern Open, wimbledon, Roger Federer, Novak Djokovic

887  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini