Untuk Vogue Spanyol, Garbine Muguruza Buka-Bukaan Tentang Pengalaman Selama Karantina

Penulis: Dian Megane
Rabu 27 Mei 2020, 21:31 WIB
Untuk Vogue Spanyol, Garbine Muguruza Buka-Bukaan Tentang Pengalaman Selama Karantina

Garbine Muguruza

Berita Tenis: Pada artikel pertamanya untuk Vogue Spanyol, Garbine Mugurza buka-bukaan tentang pengalamannya selama mengkarantina diri dan membagikan sudut pandang yang baru, target di luar lapangan, dan mimpinya di masa mendatang.

Di rumahnya yang dekat dengan Danau Jenewa serta bersebelahan dengan peternakan domba dan sapi, Muguruza menemukan ketenangan tanpa tenis. Sekarang muncul bagian yang cukup berat, menemukan langkah selanjutnya.

“Saya selalu menikmati kegiatan menulis dan membagikan pemikiran saya, dan karantina ini memberi saya dorongan terakhir yang saya butuhkan,” ungkap Muguruza kepada Vogue.

Dalam artikel pertamanya, Muguruza mengenang hari-hari yang membingungkan di Indian Wells. Ia menantikan berita setelah mengetahui bahwa BNP Paribas Open di Indian Wells dibatalkan, begitupun dengan kekacauan setelahnya untuk kembali ke rumah setelah penerbangan antara AS dan Eropa ditangguhkan di tengah-tengah menyebarnya pandemi COVID-19.

Namun setelah semua terlewati, Muguruza termenung. Sebagai petenis tanpa turnamen untuk dilakoni, ia menulis tentang melihat pengalaman tersebut sebagai panggilan yang menyadarkannya.

“Sejak saya berusia 3 tahun, saya hidup dengan raket di tangan saya. Ketika semua itu tiba-tiba hilang karena sebab yang begitu hebat, hal itu menyentil anda dan membuat anda mengatakan, ‘Hei, ada kehidupan lain selain tenis, mungkin ini momen yang tepat untuk bersiap ketika hari itu tiba, ketika anda harus menggantungkan raket anda’,” tutur Muguruza.

“Dari setiap situasi buruk, anda selalu bisa menemukan pesan dan hari ini, pesan yang saya dapat adalah menatap ke atas dan melihat jauh ke depan tentang apa yang saya tahu dan mengeksplorasi hal-hal yang ada dalam diri saya.”

Bahkan di masa lockdown, Muguruza tidak berdiam diri. Ia mengambil langkah untuk tetap maju dengan menerima pesan itu, di antaranya dengan mengambil kelas psikologi dari Johns Hopkins University, dua kelas nutrisi dan kesehatan dari Stanford University, dan kelas sains olahraga dari University of Colorado.

Muguruza juga tetap menyibukkan diri dengan memberi kembali kepada komunitas dan membagikan pengetahuannya tentang tenis dengan sekelompok rekan senegaranya yang masih junior dan berkiprah di ajang ITF.

Dilahirkan di Venezuela, dibesarkan di Spanyol, dan sekarang terkurung di rumahnya yang berada di Swiss, Muguruza juga merenurngkan identitasnya.

Untuk topik tersebut, Muguruza mengungkapkan, “Di sepanjang waktu ketika orang-orang bertanya kepada saya, ‘Garbine, apakah kau merasa lebih seperti orang Spanyol atau Venezuela?’, saya bahkan tidak memiliki jawaban.”

“Saya warga negara dunia ini dan saya mencintai darah Spanyol dan Basque saya serta darah Latin dan Venezuela saya. Dan saya sangat bangga mewakili Spanyol setiap pekannya ketika saya berkompetisi di seluruh penjuru dunia.”

“Saya mewakili campuran kebudayaan ke manapun saya pergi, dari kekeraskepalaan orang Basque yang berasal dari pihak ayah saya, sampai ritme Karibia pada pinggul saya dari pihak ibu saya. Saya hanya perlu mendengar intro dari lagu salsa dan kaki saya bergerak dengan sendirinya.”

Artikel Tag: Tenis, Garbine Muguruza

470  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini