Untuk Kesekian Kali, Juan Martin Del Potro Harus Naik Meja Bedah

Penulis: Dian Megane
Selasa 23 Mar 2021, 06:17 WIB
Juan Martin del Potro akan jalani operasi keempat pada lututnya

Juan Martin del Potro ketika tampil di Queen's Club, London musim 2019

Berita Tenis: Juan Martin del Potro mengatakan bahwa ia masih berharap bisa kembali melakoni turnamen tenis pada musim panas setelah ia akan kembali naik meja bedah pada pekan ini.

Melalui media sosial, juara US Open musim 2009 mengumumkan bahwa ia akan menjalani operasi pada lututnya untuk kali keempat dalam kariernya. Ia belum bertanding lagi sejak Queen’s Club Championships musim 2019 di London. Di turnamen tersebut, ia mengalami cedera parah pada lututnya dengan mematahkan tempurung lutut untuk kali kedua dalam kariernya. Ia mengalami cedera yang sama di Shanghai musim 2018.

Usai Queen’s Club, petenis berkebangsaan Argentina telah menjalani sejumlah operasi dan ia juga diberitakan menjalani BMAC (Bone Marrow Aspirate Concentrate), prosedur yang melibatkan pengumpulan sel induk regeneratif dari tubuh seseorang, lalu disuntikan di area yang terpengaruh demi membantu pemulihan. Terlepas dari semua usaha tersebut, ia terus disulitkan dengan lututnya.

“Saya telah berkonsultasi dengan dr. Jorge Chahla dan beritanya adalah besok (Selasa, 24/3) saya akan menjalani operasi lain pada lutut saya,” tulis del Potro.

“Kami telah mencoba terapi konservatif, tetapi rasa sakitnya masih bercokol.”

Mantan petenis peringkat 3 dunia menyatakan bahwa keputusan menghadapi pisau bedah cukup tiba-tiba agar memaksimalkan peluang untuk berpartisipasi di Olimpiade yang musim ini akan digelar di Tokyo. Petenis yang mengantongi medali perak Olimpiade musim 2016 sebelumnya telah memberi tahu wartawan bahwa ia menargetkan siap tepat waktu demi berkompetisi di Olimpiade yang akan dimulai pada 24 Juli.

Terlepas dari kemunduran teranyar, petenis berusia 32 tahun menyatakan ia belum menyerah untuk melanjutkan kariernya di masa mendatang dan mengambil inspirasi dari mendiang ayahnya, Daniel yang meninggal dunia pada Januari lalu.

“Tentu, beberapa pekan terakhir tidak mudah bagi saya. Semuanya begitu berat sejak ayah saya meninggal. Tetapi, saya merasakan kekuatan yang ia kirimkan. Saya mendapati satu hari, tersadar, dan menghubungi dokter. Saya tahu saya harus mencoba lagi. Saya harap saya bisa mengatasi situasi menyakitkan ini. Saya tidak akan berhenti mencoba,” lanjut del Potro.

Operasi selanjutnya akan menjadi operasi kedelapan dalam karier petenis berkebangsaan Argentina, yakni empat operasi lutut, satu operasi pergelangan tangan kanan, dan tiga operasi pergelangan tangan kiri.

Sampai saat ini, del Potro telah mengantongi 22 gelar dan mendapatkan hadiah uang lebih besar daripada petenis Argentina lain dalam sejarah.

Artikel Tag: Tenis, olimpiade, Juan Martin Del Potro

637  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini