Unggah Surat Terbuka Kepada Dominic Thiem, Petenis Muda Aljazair Ini Banjir Dukungan

Penulis: Dian Megane
Selasa 12 Mei 2020, 11:43 WIB
Unggah Surat Terbuka Kepada Dominic Thiem, Petenis Muda Aljazair Ini Banjir Dukungan

Ines Ibbou

Berita Tenis: Ines Ibbou, petenis muda Aljazair yang mengritik Dominic Thiem karena mengatakan bahwa ia tidak ingin memberikan uang kepada petenis dengan peringkat lebih rendah, mendapatkan dukungan dari Venus Williams maupun pihak pemerintah setempat.

“Kepada Dominic”, tutur Ibbou yang saat ini berada di peringkat 620 dunia, dalam sebuah video berdurasi 9 menit yang ia unggah melalui media sosial. “Bagaimana karier saya jika saya berada di posisi anda?”

Pada April lalu, petenis peringkat 3 dunia, Thiem menyatakan bahwa ia tidak senang dengan rencana yang didukung Roger Federer, Novak Djokovic, dan Rafael Nadal agar para petenis top dunia membantu para petenis dengan peringkat lebih rendah yang kehilangan pendapatan mereka karena pandemi COVID-19 menangguhkan semua turnamen tenis.

“Mereka tidak akan kelaparan,” ungkap Thiem kepada harian Austria dan menjelaskan bahwa banyak dari petenis tersebut tidak berhasil sampai ke posisi yang lebih baik karena mereka tidak memprioritaskan olahraga ini di atas segalanya.

“Saya tidak benar-benar melihat kenapa saya harus memberikan uang kepada petenis seperti itu. Saya lebih memilih memberikan uang kepada orang-orang atau organisasi yang benar-benar membutuhkannya.”

Dalam responnya, petenis berusia 21 tahun, Ibbou mengatakan bahwa kehidupan ini cukup berat baginya.

“Anda tahu, di negara seperti negara saya, tidak mudah bagi wanita untuk menjadi atlet dengan level tinggi,” imbuh Ibbou.

Ibbou menyatakan bahwa Thiem tumbuh di “dunia penuh keajaiban” dan sementara kedua orang tua Thiem adalah petenis, “Saya tumbuh dalam keluarga yang sangat sederhana dengan orang tua yang tidak ada hubungannya dengan tenis.”

“Kita tidak bisa memilih di mana kita lahir,” tambah Ibbou yang menyatakan bahwa ia mencintai orang tuanya dan menyesal bahwa perjalanannya yang tampak tiada akhir untuk melakoni turnamen membuatnya jarang bertemu mereka.

“Saya sangat menghargai hari ketika saya bisa memberikan hadiah kepada orang tua saya,” lanjut Ibbou yang menghasilkan 27.825 dolar AS di turnamen WTA dan musim ini ia mendapatkan 3.135 dolar AS sebelum turnamen ditangguhkan.

Tidak seperti Thiem, Ibbou tidak mampu membayar pelatih dan selalu mengkhawatirkan tentang anggaran.

“Saya seorang gadis sendirian, bepergian mengelilingi dunia. Selalu mencari tiket termurah,” tukas Ibbou.

Ibbou lalu menyebutkan semua rintangan yang ia hadapi sebagai petenis muda Aljazair, di antaranya fasilitas yang buruk, tidak ada pelatih internasional, tidak ada turnamen profesional, tidak ada arahan bagaimana untuk merencanakan karier profesional, dan tidak ada uang sepeser pun dari negaranya.

“Anda katakan sponsor? Mereka bahkan tidak ada di Aljazair,” seru Ibbou.

Pekan lalu, pihak WTA, ATP, ITF, dan keempat Grand Slam menyatakan bahwa mereka telah merencanakan Player Relief Programme demi membantu para petenis yang sangat terpengaruh akibat pandemi COVID-19 dan mereka akan berkontribusi lebih dari 6 juta dolar AS.

“Membantu para petenis sama dengan membantu olahraga ini untuk bertahan,” seru Ibbou yang langsung ditujukan kepada Thiem. “Kami tidak meminta apapun dari anda, kecuali sedikit rasa hormat.”

Sementara belum ada respon dari Thiem atas video tersebut, petenis lain memberikan responnya.

“Kau pahlawanku,” komentar Williams.

Sementara Nick Kyrgios yang sebelumnya juga telah mengritik Thiem, menuliskan “Respect,” dan menambahkan sejumlah emoticon dan menjanjikan Ibbou dukungannya.

Kritikan kepada negara Ibbou sendiri juga mendapatkan respon dari pemerintah Aljazair.

Pada hari Minggu (10/05), Presiden Abdelmadjid Tebboune melalui Twitter menuliskan, “Aljazair tidak bisa kehilangan atlet berbakat seperti Innes Ibbou.”

Pada hari Senin (11/05), menteri olahraga, Sid Ali Khaldi mengunggah melalui Facebook bahwa ia telah memanggil Ibbou yang saat ini berada di Tunisia dan meyakinkannya tentang kesiapan negara untuk mendukungnya.

Artikel Tag: Tenis, Ines Ibbou, Dominic Thiem

1426  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini