Turun Di Roma, Roger Federer Ingin Lakoni Lebih Banyak Pertandingan Di Clay-Court

Penulis: Dian Megane
Selasa 14 Mei 2019, 21:21 WIB
Turun Di Roma, Roger Federer Ingin Lakoni Lebih Banyak Pertandingan Di Clay-Court

Roger Federer

Berita Tenis: Menginjak usia 37 tahun dan telah mengantongi 20 gelar Grand Slam, bintang tenis Swiss, Roger Federer masih begitu bersemangat tentang bermain tenis.

Itulah sebabnya Federer menambahkan Italian Open pekan ini ke dalam jadwalnya.

“Saya berada dalam suasana ingin bermain,” ungkap Federer setelah melakoni sesi latihan pada hari Selasa (14/05) waktu setempat di Foro Italico.

“Apakah saya harus berlatih atau melakoni pertandingan? Akan ada kegembiraan, kegembiraan lebih daripada saya berlatih di lapangan yang berada di Swiss.”

“Sejujurnya, saya sangat senang melakoni pertandingan. Terlepas dari apa yang akan terjadi di sini, saya hanya berpikir bahwa baik bagi saya untuk bertanding di fase ini.”

Setelah melenggang ke perempatfinal Madrid Open pekan lalu yang menjadi turnamen clay-court pertamanya setelah dua musim absen dari musim clay-court, Federer pulang terlebih dulu ke Swiss. Federer menyatakan bahwa cuaca dingin di rumahnya juga meyakinkan dirinya untuk melakukan perjalanan ke Roma.

Federer akan mengawali kampanyenya di Roma pada hari Rabu (15/05) melawan petenis peringkat 37 dunia, Frances Tiafoe atau petenis peringkat 75 dunia, Joao Sousa. Federer juga berada di paruh undian pertandingan yang sama dengan juara delapan kali di Roma, Rafael Nadal.

Sementara itu Federer telah empat kali menjadi runner up di Roma, yang itu artinya ia belum pernah menangkannya dan membuatnya menjadi salah satu gelar yang belum ia klaim.

Federer juga tengah mempersiapkan diri untuk turun di French Open yang akan diimulai kurang dari dua pekan lagi. Awalnya, Federer hanya berencana untuk turun di Madrid sebelum Roland Garros. Tetapi ia berubah pikiran.

Walaupun Federer belum pernah memenangkan gelar di Roma, ia menemukan kesuksesan lain di Italia. Ia memenangkan gelar pertama dalam kariernya di Milan musim 2001. Pada final Italian Open musim 2006 yang tak terlupakan, Federer kalah di babak tiebreak set kelima dari Nadal.

“Saya selalu menikmati bermain di Italia. Mungkin di negara ini saya paling banyak menghabiskan waktu ketika masih menjadi petenis junior. Pergi dari Swiss untuk mendatangi clay-court selalu menjadi lawatan yang logis sebagai petenis junior. Mereka memiliki turnamen junior yang prestisius,” imbuh Federer.

Artikel Tag: Tenis, Italian Open, Roger Federer, Rafael Nadal

1059  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini