Tundukkan Nadal Di Turnamen Ini Jadi Target Terbesar Stefanos Tsitsipas

Penulis: Dian Megane
Rabu 27 Jan 2021, 21:44 WIB
Stefanos Tsitsipas [kiri] baru klaim satu kemenangan dari tujuh pertandingan melawan Rafael Nadal [kanan]

Stefanos Tsitsipas [kiri] dan Rafael Nadal [kanan] ketika bertemu di ATP Finals 2019

Berita Tenis: Tenis adalah olahraga yang sangat kompetitif, tidak terkecuali bagi petenis berkebangsaan Yunani sekaligus petenis peringkat 6 dunia, Stefanos Tsitsipas.

Sampai saat ini, bintang tenis Spanyol, Rafael Nadal merupakan salah satu kompetitor terbaik yang pernah ada di dunia tenis. Lebih jauh lagi, ia telah memenangkan French Open sebanyak 13 kali, sehingga menegaskan dominasinya di clay-court. Tetapi, petenis berkebangsaan Yunani memiliki target untuk bisa menundukkan Raja Clay-court tersebut pada musim 2021.

Ketika ia mulai mengenal tenis, petenis yang kalah di babak ketiga Australian Open musim 2020 banyak berlatih di atas clay-court dan tidak perlu diragukan bahwa ia salah satu petenis lihai di atas lapangan merah. Musim lalu, ia bahkan berhasil melaju ke semifinal French Open sebelum kalah dari Novak Djokovic.

Meski hal tersebut menjadi pencapaian luar biasa bagi petenis berusia 22 tahun, ia mengetahui bahwa sesuatu telah menghilang dan ia ingin mengisi kekosongan tersebut pada musim 2021. Ia menantikan untuk mengalahkan Nadal di clay-court.

“Target yang benar-benar luar biasa mungkin adalah mengalahkan Rafa di clay-court atau Roland Garros (venue French Open), itu akan menjadi target yang benar-benar mengagumkan. Saya pikir semua petenis lain juga menyukai hal itu, dan terutama saya,”seru Tsitsipas.

Target tersebut sama dengan petenis peringkat 3 dunia, Dominic Thiem yang juga mengincar untuk bisa menundukkan petenis clay-court terbaik di French Open dan meerebut tahtanya.

Semifinalis Australian Open musim 2019 pernah menantang Nadal dalam beberapa kesempatan. Dari tujuh pertemuan kedua petenis, tiga di antaranya terjadi di clay-court dan petenis berkebangsaan Yunani memenangkan satu di antaranya ketika mereka bertemu di semifinal Madrid Open musim 2019 dan kemenangan tersebut menjadi satu-satunya kemenangan petenis berkebangsaan Yunani atas juara French Open dalam empat musim terakhir.

Meski ingin mengalahkannya di clay-court, petenis berusia 22 tahun juga menyatakan bahwa petenis peringkat 2 dunia memicu dirinya untuk mengerahkan kemampuan terbaik.

“Saya telah bertanding melawannya dalam beberapa kesempatan, saya memiliki hasil yang kurang meyakinkan melawannya, tetapi setiap kali saya menghadapinya, saya benar-benar hanya ingin mengalahkannya. Dan saya hanya ingin mengerahkan kemampuan terbaik melawannya,” tukas Tsitsipas.

Bahkan setelah mengetahui bahwa ia ingin menang atas Nadal, juara ATP Finals musim 2019 memahami dengan baik bahwa hal tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Ia petenis yang sulit untuk dilawan, sangat menyulitkan, sangat konsisten, dengan daya juang luar biasa. Saya mempertimbangkan diri saya sebagai pejuang, tetapi ia benar-benar berada di level selanjutnya, tidak bisa dibandingkan,” aku Tsitsipas.

Artikel Tag: Tenis, French Open, australian open, Stefanos Tsitsipas, Rafael Nadal

621  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini