Titik Balik Rafael Nadal Di Musim Clay-Court 2019

Penulis: Dian Megane
Senin 10 Jun 2019, 11:53 WIB
Titik Balik Rafael Nadal Di Musim Clay-Court 2019

Rafael Nadal [image: rafanadal-kingoftennis.ru]

Berita Tenis: Bintang tenis Spanyol, Rafael Nadal memiliki dua pilihan setelah keterpurukannya di turnamen level 500, Barcelona Open yang digelar enam pekan lalu.

Nadal bisa memilih untuk jeda dan mengistirahatkan tubuhnya atau ia bisa mengubah perilakunya dengan drastis dan mulai berlatih.

Di Barcelona, Nadal mengalahkan Leonardo Mayer dengan tiga set, tetapi ia merasa kecewa dengan caranya berkompetisi.

“Setelah babak pertama di Barcelona, saya mampu bertahan selama beberapa jam di dalam kamar dan memikirkan tentang pertandingan, memikirkan apa yang terjadi, dan hal yang harus saya lakukan,” ungkap Nadal yang menang di Roma sebelum menuju Roland Garros.

“Setelah banyak berpikir, akhirnya saya pikir saya bisa berubah dan berjuang demi perkembangan kecil. Dan sejak pertandingan pertama melawan Mayer di Barcelona, saya pikir beberapa hal berkembang setiap harinya.”

Kemajuan sejak 24 April memuncak ketika Nadal mengalahkan Dominic Thiem dengan empat set demi mengamankan gelar French Open ke-12 sekaligus menjadi gelar Grand Slam ke-18 dalam kariernya.

“Hal-hal kecil yang terus berkembang setiap harinya dan melakukannya dengan perilaku positif serta penuh hasrat, itu adalah satu-satunya cara bagi saya untuk kembali seperti saat ini,” lanjut Nadal.

“Memenangkan trofi ini sangat berarti bagi saya. Tetapi, kepuasan pribadi dari perubahan dinamik adalah hal yang paling membuat saya puas.”

Saat ini, Nadal hanya terpaut dua gelar dengan koleksi gelar Grand Slam Roger Federer. Nadal menyatakan bahwa mengimbangi pencapaian Federer adalah sebuah motivasi, tetapi bukan obsesi dan ia tidak pernah khawatir tentang seberapa banyak gelar Grand Slam yang ia menangkan untuk dibandingkan dengan petenis lain.

Namun, Nadal tidak keberatan jika memiliki satu atau dua gelar lebih banyak daripada Federer (20) atau Novak Djokovic (15) ketika mereka semua telah menggantungkan raket mereka.

“Jika di akhir karier saya mampu memenangkan beberapa gelar Grand Slam dan mendekati rekor Roger, maka itu akan menjadi hal yang luar biasa. Jika tidak sekalipun, rasanya masih luar biasa bagi saya,” tukas Nadal.

“Bagi saya, menang di Roland Garros dan merasakan diri saya menikmati berada di lapangan lagi adalah hal yang utama. Lalu hal yang bisa terjadi di masa depan, kita lihat saja nanti. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menikmati tenis, memberikan diri saya peluang untuk berkompetisi di level tertinggi, dan kita lihat apa yang akan terjadi.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, Rafael Nadal, Dominic Thiem

455  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini