Tekanan Cukup Tinggi Juga Dirasakan Roger Federer

Penulis: Dian Megane
Senin 17 Jun 2019, 22:00 WIB
Tekanan Cukup Tinggi Juga Dirasakan Roger Federer

Roger Federer

Berita Tenis: Meskipun merajai daftar petenis dengan gelar paling banyak di grass-court, Roger Federer yang telah mengoleksi 18 gelar turnamen grass-court, mengakui bahwa pendeknya musim grass-court menyuguhkan tantangan unik.

Jelang turun di Halle Open, petenis berkebangsaan Swiss, Federer mengakui, “Tekanannya cukup tinggi bagi saya. Musim grass-court benar-benar sangat pendek.”

“Daya fokus saya harus sejernih kristal dan itu hal yang saya butuhkan untuk menghadapi John Millman di babak pertama (Halle Open) yang telah menjadi lawan yang cukup tangguh bagi saya di musim-musim sebelumnya.”

Masih hangat dari perjalanannya ke semifinal French Open (kalah dari Rafael Nadal), petenis peringkat 3 dunia, Federer akan menghadapi tekanan ekstra pada laga pembukanya di Halle melawan Millman, petenis yang bertanggung jawab atas kekalahan Federer di babak keempat US Open musim lalu.

Namun, jangan lupa bahwa Federer merupakan juara sembilan kali di Halle. Federer yang juga sembilan kali menjadi juara di Basel, mencapai perempatfinal atau lebih baik daripada itu pada 16 penampilan sebelumnya di Halle dan ia akan berharap untuk satu langkah lebih baik daripada musim lalu ketika ia menjadi runner up setelah kalah dari Borna Coric. Di Halle, Federer mencatatkan 9-3 di final dan 63-7 secara keseluruhan.

Federer tiba di Halle musim ini setelah berkompetisi di clay-court untuk kali pertama sejak musim 2016. Ia lolos ke perempatfinal di Roma dan Madrid sebelum melenggang ke semifinal di Roland Garros.

“Sejujurnya, saya merasa luar biasa. Saya senang bisa berada di grass-court, terlepas apakah saya bermain dengan baik atau buruk di clay-court, atau bahkan jika saya tidak bermain sama sekali,” imbuh Federer.

“Saya selalu merasa senang memasuki lapangan ini dan bagian ini dari setiap musimnya. Saya selalu senang bermain di Halle. Penampilan kali ini akan menjadi penampilan ke-17 saya di Halle.”

Akibat partisipasinya di clay-court musim ini, persiapan Federer jelang musim grass-court lebih pendek dibandingkan musim 2017 dan 2018. Dalam dua musim terakhir, Federer kembali beraksi di Stuttgart Open (MercedesCup) setelah mengambil jeda selama tiga bulan sejak Miami Open.

“Dibandingkan beberapa musim terakhir, musim ini saya hanya memiliki waktu cukup pendek untuk mempersiapkan diri jelang musim grass-court. Dengan tidak bermain di clay-court (2017 dan 2018), saya memiliki banyak waktu. Jadi, saya tidak ingin mengatakan bahwa saya merasa stres, tetapi yang jelas transisinya lebih cepat daripada beberapa musim terakhir,” jelas Federer.

Namun, usaha Federer di clay-court memberikan banyak hal positif. Ia memenangkan sembilan dari 11 pertandingan clay-court dengan dua kekalahan ia terima setelah melawan Dominic Thiem di Madrid dan Rafael Nadal di Roland Garros.

Dengan lapangan baru, tantangan baru pun muncul. Tetapi tidak ada banyak tantangan yang lebih familiar bagi Federer daripada bermain di grass-court, setelah ia mencatatkan 176-26 di grass-court.

Artikel Tag: Tenis, Halle Open, Roger Federer

967  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini