Tak Seperti Federer Dan Sampras, Taylor Fritz Lebih . . .

Penulis: Dian Megane
Senin 11 Mei 2020, 11:49 WIB
Tak Seperti Federer Dan Sampras, Taylor Fritz Lebih . . .

Taylor Fritz

Berita Tenis: Jauh sebelumnya, Paul Annacone mendapatkan peluang untuk bekerja sama dengan petenis yang telah menjadi juara, seperti Pete Sampras dan Roger Federer, termasuk membantu mereka memenangkan sepuluh gelar Grand Slam dan pencapaian lainnya.

Sejak musim 2018, pelatih terkenal asal AS, Annacone telah bekerja sama dengan juniornya, Taylor Fritz. Annacone membantu Fritz menemukan kembali permainannya dan memenangkan gelar turnamen ATP pertama dalam kariernya di Eastbourne musim lalu.

Setelah sedikit kehilangan arah pada musim 2017, Fritz memenangkan 23 pertandingan pada musim selanjutnya, meningkatkan permainan, dan melaju ke semifinal di Houston dan Chengdu.

Menggunakan servis yang lebih efisien, petenis muda AS, Fritz menembus peringkat 30 besar pada musim 2019. Meski ia mengawali musim 2019 dengan sedikit lamban, ia menemukan performanya di musim clay-court dan memenangkan gelar turnamen ATP pertama dalam kariernya di turnamen yang digelar di grass-court, Eastbourne International.

Fritz juga menjadi finalis di Atlanta dan Los Cabos. Ia nyaris tidak memenangkan pertandingan jelang akhir musim, tetapi masih bisa menemukan dirinya terpaut beberapa peringkat dengan peringkat 30 besar pada akhir musim 2019.

Di awal musim 2020, perfoma Fritz naik turun sebelum melaju ke final di Acapulco, meski ia kalah dua set langsung dari Rafael Nadal, ia menemukan dirinya di peringkat yang lebih baik sebelum pandemi COVID-19 menangguhkan semua turnamen.

Berbicara tentang anak didiknya, Annacone mengatakan bahwa Fritz lebih emosional daripada Federer dan Sampras. Annacone dan Fritz telah bekerja keras untuk memperbaikinya, berusaha untuk mengontrol hasratnya, dan membuatnya lebih fokus di atas lapangan.

“Taylor sedikit lebih emosional dibandingkan para petenis lain yang telah saya latih sebelumnya,” aku Annacone.

“Salah satu alasannya karena ia masih berusia 22 tahun. Tetapi saya tidak ingin ia terhambat oleh emosi itu. Saya tidak ingin ia dikendalikan oleh hal itu secara membabi buta. Selama ia tidak seperti itu dan mengambil keputusan tanpa mengedepankan emosi, ia akan bermain dengan luar biasa.”

Artikel Tag: Tenis, Taylor Fritz, Roger Federer

915  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini