Tak Akan Pertahankan Gelar Paris Masters, Ini Penjelasan Novak Djokovic

Penulis: Dian Megane
Rabu 21 Okt 2020, 22:43 WIB
Novak Djokovic pilih lewatkan Paris Masters 2020

Dengan sistem perhitungan poin saat ini, Novak Djokovic memutuskan untuk melewatkan Paris Masters 2020

Berita Tenis: Novak Djokovic telah mengkonfirmasi bahwa ia tidak akan berkompetisi di Paris Masters musim ini karena ia tidak akan mendapatkan poin lagi seperti di turnamen lainnya.

Setelah adanya perubahan sistem perhitungan poin akibat pandemi COVID-19, petenis yang telah mengoleksi 17 gelar Grand Slam tidak akan mendapatkan poin yang lebih baik meski ia berhasil mempertahankan gelar Paris Masters. Di bawah peraturan yang ditetapkan ATP, peringkat terbaik seorang petenis berdasarkan hasil terbaik dari 18 turnamen dalam periode 22 bulan. Tetapi, turnamen yang sama tidak akan dihitung sebanyak dua kali.

Oleh karenanya, fokus bintang tenis Serbia sekarang tertuju terhadap dua turnamen lain dimana ia bisa memenangkan lebih banyak poin, termasuk ATP Finals di London. Pekan ini, ia masih unggul 1.980 poin dari petenis peringkat 2 dunia, Rafael Nadal.

“Saya tidak akan bermain di Paris Masters karena saya tidak akan bisa menambah poin saya, tetapi saya akan terbang ke Wina dan London,” ungkap Djokovic kepada Sportski Zurnal.

“Saya bisa memenangkan 500 poin di Wina karena saya tidak bermain di sana musim lalu dan tersedia cukup banyak poin di London.”

Juara Australian Open musim 2020 saat ini tengah mengincar untuk mengakhiri musim 2020 sebagai petenis peringkat 1 dunia untuk kali keenam dalam kariernya. Petenis lain yang pernah mencatatkan prestasi tersebut adalah Pete Sampras.

Satu-satunya skenario yang bisa menghambatnya mencapai pencapaian tersebut adalah jika Nadal memenangkan gelar Paris Masters dan ATP Finals serta bintang tenis Serbia kalah sebelum semifinal di Wina dan kalah di semua pertandingan yang ia lakoni di ATP Finals.

Selain itu, petenis yang musim ini telah mengantongi empat gelar mengincar untuk bisa mematahkan rekor Roger Federer sebagai petenis yang menghabiskan pekan paling banyak sebagai petenis peringkat 1 dunia. Untuk melakukannya, ia harus tetap berada di posisi puncak selama 20 pekan mendatang.

“Saya bisa mematahkan rekor itu pada 8 Maret. Saya akan mendedikasikannya kepada ibu dan istri saya,” ungkap Djokovic tentang peluang mencatatkan pencapaian tersebut pada pekan yang sama dengan Hari Ibu.

“Saya tidak yakin apakah saya bisa mematahkan rekor itu, karena hal itu tergantung Rafa dan bagaimana musim ini akan berakhir, begitupun di Australian Open mendatang, tetapi saya berada dalam posisi yang baik.”

Djokovic akan menuju Wina dengan catatan 37-2 pada musim ini dan dua kekalahan yang ia terima, terjadi di Grand Slam. Di US Open, ia terkualifikasi setelah secara tidak sengaja ia mengenai hakim garis dengan bola di babak keempat, sedangkan di French Open, ia kalah dari Nadal di partai puncak.

Artikel Tag: Tenis, paris masters, ATP Finals, Novak Djokovic

718  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini