Tak Ada Perlakuan Istimewa Bagi Andy Murray, Klaim Pemerintah Australia

Penulis: Dian Megane
Jumat 15 Jan 2021, 17:00 WIB
Andy Murray sebelumnya mendapatkan wildcard untuk bisa tampil di Australian Open 2021

Andy Murray ketika berlaga di French Open 2020

Berita Tenis: Andy Murray harus mendapatkan hasil tes negatif COVID-19 dan tidak ada perlakuan istimewa baginya jika ia mencoba untuk berkompetisi di Austalian Open musim 2021, klaim pihak pemerintah Australia.

Mantan petenis peringkat 1 dunia awalnya dijadwalkan akan menuju Australia pekan ini, tetapi terpaksa membatalkannya setelah hasil tes menyatakan bahwa ia positif COVID-19. Sebagai hasilnya, saat ini ia mengisolasi diri di rumahnya yang berlokasi di London dan ia tentu tidak bisa mengawali kewajiban karantina selama 14 hari bersama petenis lain. Meskipun ia berharap masih bisa melakukan perjalan ke Melbourne setelah ia pulih.

Apakah ia diizinkan atau tidak untuk melakukannya dalam beberapa pekan ke depan, masih belum jelas. Dalam pernyataannya, Tennis Australia berharap petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam segera pulih, tetapi tidak menyebutkan kemungkinan bahwa petenis berkebangsaan Inggris bisa pergi pada waktu berikutnya.

“Para penggemar Australian Open mencintai Andy dan kami memahami seberapa besar ia sangat senang berkompetisi di sini, di Melbourne dan seberapa keras ia telah berlatih demi peluang ini,” isi pernyataan pihak penyelenggara Australian Open.

Murray bukan satu-satunya petenis yang tidak bisa melakukan perjalanan pada pekan ini karena positif terpapar virus mematikan tersebut. Petenis lain yang juga positif terinfeksi di antaranya Madison Keys dan Alejandro Davidovich Fokina serta pelatih Dominic Thiem, Nicolas Massu.

Rekan senegara Keys, Tennys Sandgren juga positi terinfeksi, tetapi diizinkan untuk melakukan penerbangan, karena otoritas kesehatan pemerintah Australia menyatakan bahwa ia telah terpapar virus sebelumnya.

Menteri kesehatan pihak pemerintah Victoria, Martin Foley mengatakan tidak akan ada perlakuan istimewa yang akan diberikan kepada petenis berkebangsaan Inggris dalam usaha turun di Grand Slam. Sebelumnya, mantan petenis peringkat 1 dunia telah diberi wilcard untuk tampil di Australian Open musim 2021.

“Terkait Andy Murray, kami telah menjelaskan dari awal bahwa siapa pun yang positif terinfeksi tidak akan bisa menjadi bagian dari turnamen yang akan digelar di Melbourne, Australia,” ungkap Foley.

“Murray dan 1240 orang lain yang menjadi bagian dari turnamen, harus membuktikan bahwa jika mereka ingin datang ke Melbourne, mereka harus menyerahkan hasil negatif. Jadi, jika ia tiba dan saya tidak memiliki indikasi bahwa ia akan datang, ia akan tunduk dengan pengaturan ketat yang sama seperti orang lain.”

Australian Open musim ini akan menerapkan protokol COVID-19 yang ketat. Selama menjalani karantina, para petenis diizinkan untuk berlatih selama 5 jam setiap harinya, tetapi tidak melakoni turnamen profesional apa pun. Mereka yang melanggar peraturan bisa didenda mencapai 20.000 dolar Australia, bahkan dideportasi.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Andy Murray

511  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini