Stefanos Tsitsipas Ungkap Sisi Tak Terduga Dari Nick Kyrgios

Penulis: Dian Megane
Kamis 28 Jan 2021, 21:59 WIB
Stefanos Tsitsipas [kanan] merasa Nick Kyrgios [kiri] seperti kambing hitam di turnamen ATP

Stefanos Tsitsipas [kanan] dan Nick Kyrgios [kiri] usai bertemu di Washington Open 2019

Berita Tenis: Dalam wawancara baru-baru ini, Stefanos Tsitsipas buka-bukaan tentang pola pikir salah satu petenis berkebangsaan Australia yang seringkali memicu kontroversi.

Petenis berbakat Australia, Nick Kyrgios selalu dipertimbangkan sebagai petenis yang menyulitkan di dunia tenis. Sementara ia seringkali terang-terangan membantah ketertarikannya terhadap tenis, temannya asal Yunani berpikir sebaliknya.

Pada musim 2019, kedua petenis muda debut sebagai tim di Washington Open dan setelah kalah di babak 16 besar, petenis peringkat 6 dunia melihat sisi lain dari Kyrgios yang tidak ia duga sebelumnya.

“Ketika ia menepi dari lapangan, ia terlihat begitu kecewa, begitu frustasi, dan saya terkejut. Saya pikir ia tidak akan bereaksi seperti itu,” ungkap Tsitsipas.

Semifinalis Australian Open musim 2019 juga memahami bahwa petenis berkebangsaan Australia juga tidak senang dengan kekalahan. Hal tersebut tentu mengejutkan banyak pihak, karena petenis peringkat 47 dunia memiliki reputasi kurang baik setelah acapkali tidak menghormati pertandingan dengan sengaja.

“Ia sangat hiperaktif. Benci untuk kalah. Percaya pada saya. Ia hanya benci untuk kalah. Saya juga tidak menduganya,” tambah Tsitsipas.

Lebih jauh lagi, petenis berusia 22 tahun memaparkan kenapa bakat petenis berkebangsaan Australia begitu penting. Tanpa diragukan, petenis peringkat 47 dunia memiliki potensi untuk menundukkan setiap petenis hebat di turnamen.

Kyrgios mungkin tidak biasa, tetapi petenis berusia 25 tahun telah membangun penggemarnya sendiri. Di balik beberapa kesalahannya, ia juga seorang penghibur sejati dan petenis berkebangsaan Yunani mengekspresikan pemikirannya tentang hal tersebut.

“Nick, ia seperti kambing hitam di turnamen ATP. Ia senang melakukan hal yang tidak terduga. Ia senang perhatian, jangan membantahnya. Dan itu sangat normal. Tidak ada yang salah dengan hal itu,” tukas Tsitsipas.

Bahkan setelah satu sama lain menjadi pesaing di dunia tenis, kedua petenis memiliki persahabatan yang baik di luar lapangan. Tetapi ada satu hal yang belum dipahami oleh petenis peringkat 6 dunia tentang temannya tersebut.

“Saya tidak mengatakan bahwa kami memiliki persahabatan yang sangat erat, tetapi ia menggunakan FaceTime kepada saya dari waktu ke waktu, dengan waktu tidak menentu. Terkadang jam 1 malam. Saya tidak memahaminya,” aku juara ATP Finals musim 2019.

Jika ditarik kesimpulan, petenis berkebangsaan Yunani menyatakan bahwa petenis berkebangsaan Australia benar-benar menyenangkan untuk disaksikan, tetapi ia juga menambahkan bahwa tidak menghormati pertandingan adalah hal yang tidak keren.

Saat ini kedua petenis akan segera mengakhiri karantina jelang Australian Open musim 2021. Sebelum itu, Tsitsipas akan mewakili negaranya di ATP Cup, sementara Kyrgios musim ini tidak akan mewakili Australia di ajang tenis beregu tersebut.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Stefanos Tsitsipas, Nick kyrgios

641  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini