Stan Wawrinka Ungkap Perjuangan Lawan COVID-19 Sebelum Menuju Melbourne

Penulis: Dian Megane
Sabtu 30 Jan 2021, 11:42 WIB
Stan Wawrinka jadi salah satu korban keganasan COVID-19

Stan Wawrinka ketika beraksi di St. Petersburg Open 2020

Berita Tenis: Tidak seperti sejumlah bintang tenis yang diisolasi di Adelaide jelang Australian Open musim 2021, Stan Wawrinka menjalani kewajiban tersebut di Melbourne.

Sebelum terbang menuju negeri kangguru demi meramaikan Australian Open, petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam juga menjadi salah satu korban keganasan COVID-19. Ia dinyatakan positif terinfeksi virus mematikan tersebut ketika Natal tahun lalu dan lebih dari 10 hari ia habiskan dengan tidak berlatih di lapangan.

Sayangnya, dengan isolasi dan oposisi kesehatan, petenis yang memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di Melbourne musim 2014, tidak bisa berlatih secara maksimal.

“Saya mencoba untuk bugar. Saya sebenarnya dinyatakan positif selama Natal, jadi, saya harus tetap berada di rumah lebih dari 10 hari. Jadi, saya benar-benar kehilangan semua kerja keras yang telah saya lakukan selama pra-musim,” aku Wawrinka.

“Saya merasa benar-benar buruk selama lima hari pertama, tetapi gejala-gejalanya, anda merasakannya, dan anda benar-benar merasa lebih lelah setiap harinya. Hal itu bertahan selama beberapa pekan dan masih ada beberapa gejala yang anda alami serta membuat anda bertanya-tanya.”

Oleh karena itu, sebelum terbang menuju Australia, juara Australian Open musim 2014 tidak benar-benar berlatih maksimal. Tetapi, kewajiban karantina selama 14 hari di Melbourne berubah menjadi anugerah bagi petenis kelahiran Lausanne, Swiss.

“Itu bukan pengalaman yang menyenangkan, saya melalui masa yang berat di rumah. Kini, saya akhirnya mulai melihat bahwa saya merasa lebih baik, tetapi hal itu bisa mempengaruhi anda dengan sangat buruk dan penting untuk benar-benar berhati-hati,” tambah Wawrinka.

Petenis berusia 35 tahun telah berlatih kurang lebih selama 5 jam setiap harinya selama menjalani karantina di Melbourne. Ia merupakan salah satu petenis beruntung yang tidak dikurung selama 14 hari penuh dalam kamar hotel.

“Saya mendapatkan kamar yang baik dan besar. Saya bisa berlatih setiap hari, pergi keluar selama 5 jam, jadi persiapannya berjalan lancar dan untuk itu, saya pikir pihak penyelenggara dengan usaha keras yang mereka kerahkan agar banyak orang bisa tiba di sini dengan aman, adalah hal yang besar,” tukas Wawrinka.

Selanjutnya, petenis berusia 35 tahun telah berkomitmen untuk melakoni turnamen pemanasan sebelum Australian Open, yakni turnamen ATP level 250, Murray River Open.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Stan Wawrinka

591  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini