Simona Halep Waspadai Kondisi French Open 2020

Penulis: Dian Megane
Sabtu 26 Sep 2020, 21:37 WIB
Memasuki French Open 2020, Simona Halep mengantongi dua gelar turnamen clay-court pada musim ini

Simona Halep mengaku lebih senang bertanding di French Open dengan kondisi cuaca yang panas

Berita Tenis: Simona Halep tiba di French Open musim 2020 dengan mengantongi dua gelar turnamen clay-court yang ia menangkan secara beruntun, yakni di Praha dan Roma.

Kondisi French Open musim ini akan berbeda setelah digelar pada musim gugur, yakni pada bulan September – Oktober, kondisi berbeda dengan jadwal sebelumnya yang biasa digielar pada musim panas, yakni pada bulan Mei – Juni.

Juara French Open musim 2018 lebih memilih bermain di Paris yang panas. Meski memenangkan gelar Italian Open di Roma pekan lalu, ia merasa bahwa kondisinya sangat berbeda dengan di Paris, lebih spesifik, di Paris kondisinya lebih dingin.

Petenis yang telah mengantongi dua gelar Grand Slam merasa ia bisa menilai tentang bagaimana lapangan tempat para petenis akan bertanding musim ini setelah hanya melakoni sesi latihan yang singkat.

“Yang pasti, ada perbedaan besar antara di Roma dan di sini. 15 derajat lebih rendah. Saya merasa dingin. Saya merasa sedikit berjuang keras menghadapinya,” ungkap Halep.

Hal yang lebih penting adalah banyak pertandingan di Roland Garros musim ini akan digelar lebih malam dan di bawah cahaya lampu. Faktor besar lainnya adalah atap baru yang dipasang di lapangan Philippe Chatrier.

Petenis berkebangsaan Rumania memenangkan 10 pertandingan terakhir di clay-court. Bersama dengan kemenangan di Italian Open, kemenangan beruntun tersebut termasuk kemenangan di Prague Open yang ia memenangkan tidak lama sebelum US Open musim ini.

Mengawali perjalanannya di Grand Slam yang digelar di Roland Garros, Paris, petenis unggulan pertama akan menghadapi petenis berkebangsaan Spanyol, Sara Sorribes Tormo di babak pertama. Petenis unggulan kelima, Kiki Bertens berada di perempat bagian undian pertandingan yang sama dengan Halep. Sementara petenis unggulan keenam, Serena Williams dan petenis unggulan ketiga, Elina Svitolina berada di paruh undian pertandingan yang sama.

Di Italian Open pekan lalu, petenis peringkat 2 dunia mengalahkan juara French Open musim 2016, Garbine Muguruza di laga semifinal tiga set yang menegangkan. Di final ia memenangkan set pertama tanpa balas atas petenis unggulan kedua, Karolina Pliskova sebelum petenis berkebangsaan Ceko tersebut mundur di set kedua.

Kondisi yang lebih dingin di French Open musim ini juga akan mempengaruhi lambungan bola dan bagaimana para petenis akan bermain di lapangan. Setelah banyak tantangan yang para petenis harus hadapi, musim ini pihak French Open akan menggunakan bola baru keluaran Wilson yang akan digunakan untuk kali pertama di Grand Slam tersebut.

Artikel Tag: Tenis, French Open, Italian Open, Simona Halep

933  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini