Simona Halep Ungkap Saran Terbaik Dari Presiden Federasi Tenis Rumania

Penulis: Dian Megane
Selasa 05 Jan 2021, 13:45 WIB
Simona Halep menerima banyak saran dari presiden federasi tenis Rumania, Ion Tiriac

Simona Halep ketika jadi juara Italian Open 2020

Berita Tenis: Simona Halep telah menjadi salah satu petenis yang diperhitungkan di dunia tenis putri dan hasil yang ia capai dalam beberapa musim terakhir telah membuktikannya.

Petenis yang telah mengoleksi dua gelar Grand Slam menciptakan gebrakan pada musim 2013 ketika ia memenangkan enam gelar dan menghuni peringkat teringgi dalam kariernya kala itu, peringkat 11 dunia.

Pada musim 2014, juara French Open musim 2018 melaju ke final French Open pertama dalam kariernya, bahkan ia berhasil menghuni peringkat 2 dunia.

Memasuki musim berikutnya, juara Wimbledon musim 2019 mencatatkan prestasi terbaik di US Open dengan melenggang ke semifinal. Pada musim 2017, ia melaju ke final French Open kedua dalam kariernya (kalah dari Jelena Ostapenko) dan mengakhiri musim tersebut sebagai petenis peringkat 1 dunia.

Pada musim 2018, setelah alami kekecewaan lain akibat kekalahan di final Australian Open (kalah dari Caroline Wozniacki), petenis berkebangsaan Rumania akhirnya menjadi juara Grand Slam dengan menjadi juara French Open (mengalahkan Sloane Stephens) dari tiga percobaan. Ambisi dan keinginannya untuk tidak menyerah pastinya tidak padam setelah kemenangan tersebut.

Baru-baru ini, semifinalis Australian Open musim 2020 mengungkapkan kekagumannya kepada presiden federasi tenis Rumania, Ion Tiriac atas saran yang ia berikan.

“Salah satu saran, yang saya ingat setiap harinya, adalah memberikan hal yang terbaik pada hari ini, menjadi lebih baik dari pada kemarin. Tuan Tiriac menyarankan saya hal itu. Ia mendukung saya dan menghadiri pertandingan saya ketika ia bisa hadir, berdiskusi dengan saya tentang tenis, berusaha memahami saya karena saya cukup emosional, kenapa saya merasakan banyak emosi dalam satu pertandingan, kenapa saya tidak bisa 100 persen di pertandingan lain. Sarannya banyak membantu saya,” jelas Halep.

Petenis peringkat 2 dunia juga mengingat kembali pandemi COVID-19 yang mengejutkan seluruh penjuru dunia dan performanya selama dunia tenis terpengaruh pandemi.

“Hal positif yang bisa saya ambil setelah pandemi ini adalah saya menghabiskan lebih banyak waktu di rumah bersama keluarga dan teman saya. Hal kedua adalah saya memenangkan dua gelar. Salah satu gelar yang paling penting adalah gelar di Roma, yang benar-benar saya inginkan. Saya memberikan banyak tekanan kepada diri saya sendiri karena saya belum pernah memenangkannya. Begitu saya memenangkannya, saya merasa lengkap bahwa saya mendapati trofinya,” papar Halep.

Halep merupakan salah satu petenis putri terbaik. Ia akan kembali beraksi di Australian Open musim 2021 dan akan sangat menarik menyaksikan bagaimana ia kembali berlaga di Grand Slam.

Artikel Tag: Tenis, australian open, French Open, Simona Halep

475  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini