Simona Halep Akui Sulit Terima Kekalahan Di French Open 2020

Penulis: Dian Megane
Senin 05 Okt 2020, 17:10 WIB
Simona Halep tak kuasa bendung lawan yang berusia 19 tahun di babak keempat French Open 2020

Langkah Simona Halep terhenti di babak keempat French Open 2020

Berita Tenis: Menambah daftar panjang kekalahan petenis unggulan putri di French Open 2020 adalah petenis unggulan pertama, Simona Halep yang kalah telak dari petenis berusia 19 tahun.

Kekalahan tersebut mengakhiri 17 kemenangan beruntun yang telah dikantongi bintang tenis Rumania dan untuk kali pertama sejak musim 2016, ia terpaksa harus berkemas dari Roland Garros di babak keempat.

Setelah menelan kekalahan pahit dari petenis berkebangsaan Polandia, Iga Swiatek di babak keempat French Open musim ini, petenis unggulan pertama merefleksi musim 2020 yang mengagumkan baginya dan performa brilian lawannya.

Pertemuan di babak keempat French Open musim ini merupakan pertemuan kedua di antara petenis berkebangsaan Rumania melawan Swiatek dan pertemuan pertama mereka juga berlangsung di Roland Garros. Sementara petenis unggulan pertama tampil lebih baik daripada Swiatek di Roland Garros musim lalu, kali ini petenis berkebangsaan Polandia tampil dengan begitu mencengangkan.

Petenis peringkat 2 dunia tidak bisa mempertahankan servis pertamanya dan dipatahkan dalam empat kesempatan. Di sisi lain, Swiatek tidak melakukan satu pelanggaran ganda pun di sepanjang pertandingan dan tampil dengan pengembalian yang bertenaga.

“Salut baginya, ia bermain dengan luar biasa kali ini. Ia seperti ada di setiap penjuru lapangan dan ia memukul semua bola dengan sangat kuat. Itu pertandingannya,”aku Halep.

Kemenangan 6-1, 6-2 atas juara French Open musim 2018 menjadi pencapaian menakjubkan petenis berusia 19 tahun, Swiatek.

Tidak banyak pihak yang memprediksi bahwa petenis yang telah mengantongi dua gelar Grand Slam akan kalah dengan dua set langsung. Tetapi, Swiatek membuktikan bahwa ia terlalu dominan dan tidak memberi ruang kepada lawan untuk bangkit kembali.

Setelah pertandingan tersebut, juara di Roma musim ini melihat kembali musim 2020 yang menakjubkan baginya.

“Musim ini adalah musim yang fantastik dengan semua kesulitan yang kita semua hadapi. Jadi, saya tidak akan menghancurkan satu musim ini hanya karena satu pertandingan. Tentu ini tidak mudah diterima, tetapi saya telah terbiasa melalui momen-momen berat di sepanjang karier saya,” lanjut Halep.

Ia lalu mengungkapkan penutup dengan menyatakan, “Jadi, saya akan menikmati sebatang coklat dan saya akan merasa lebih baik pada esok harinya.”

Sebelum turun di French Open, Halep melewatkan US Open, tetapi ia berkompetisi di turnamen clay-court dan membawa pulang gelar di Praha dan Roma secara beruntun.

Kekalahan kali ini tanpa diragukan lagi menjadi hal yang mengejutkan. Tetapi hal tersebut tidak akan menghalanginya untuk kembali kuat. Ia adalah atlet yang luar biasa dan para penggemar tenis telah melihatnya kembali kuat setelah menerima kekalahan pahit sebelumnya.

Artikel Tag: Tenis, French Open, Simona Halep, Iga Swiatek

2759  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini