Setelah Rafael Nadal Pensiun, Dominic Thiem Difavoritkan Di French Open

Penulis: Dian Megane
Rabu 05 Des 2018, 15:28 WIB
Setelah Rafael Nadal Pensiun, Dominic Thiem Difavoritkan Di French Open

Dominic Thiem [kanan] dan Rafael Nadal [kiri] berpose sebelum lakoni final French Open musim ini

Petenis berkebangsaan Austria, Dominic Thiem akan menjadi pusat perhatian di Rio Open musim 2019 yang akan digelar pada 18 – 24 Februari mendatang.

Pada musim 2019, petenis peringkat 8 dunia, Thiem akan berusaha tampil lebih baik setelah pada edisi 2018 ia hanya berhasil sampai ke perempatfinal setelah kalah dua set langsung dari petenis veteran Spanyol, Fernando Verdasco. Thiem sempat menjuarai Rio Open pada musim 2017 (mengalahkan Pablo Carreno Busta).

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Tennis World USA, direktur turnamen Rio Open, Luiz Carvalho mengungkapkan kekagumannya terhadap Thiem.

“Ia pastinya salah satu petenis terbaik di atas clay-court setelah Rafael Nadal,” puji Carvalho.

“Tidak perlu diragukan lagi tentang hal itu. Ia paling banyak memenangkan pertandingan dibandingkan petenis lain di atas clay-court musim ini. Ia memiliki catatan yang luar biasa. Sulit untuk mengatakan berapa banyak gelar French Open yang bisa ia menangkan, tetapi pastinya ia akan mengklaim satu gelar prestisius tersebut. Jika Rafa tetap memenangkannya, akan sulit bagi Thiem untuk mewujudkannya, tetapi begitu Rafa pensiun, Thiem akan menjadi petenis yang difavoritkan di Roland Garros (French Open).”

“Lalu, siapa yang tahu. Menurut opini saya. French Open adalah Grand Slam tersulit. Sangat membutuhkan kekuatan fisik maupun mental. Di atas clay-court, poin-poin dan pertandingan berlangsung lebih lama. Hal itu akan sangat menarik. Saya harap, ia bisa memenangkannya pada musim 2019.”

Pujian Carvalho tersebut bukan tanpa alasan. Dari 11 gelar yang telah dikantongi Thiem, 8 gelar di antaranya ia menangkan di atas clay-court, termasuk dua gelar turnamen clay-court yang dimenangkannya musim 2018 di Buenos Aires dan Lyon.

Sementara pada turnamen Masters 1000 yang digelar di clay-court musim ini, Thiem lolos ke perempatfinal di Monte Carlo (kalah dari Nadal) dan final di Madrid (mengalahkan Alexander Zverev) sebelum akhirnya lolos ke final Grand Slam pertamanya di French Open, walaupun harus rela berakhir sebagai runner up setelah tidak mampu menumbangkan kedigdayaan Nadal di French Open.

Artikel Tag: Tenis, French Open, Dominic Thiem, Rafael Nadal

1062