Sebagai Juara Bertahan, Ini Reaksi Ashleigh Barty Atas Perubahan Jadwal French Open

Penulis: Dian Megane
Jumat 20 Mar 2020, 10:23 WIB
Sebagai Juara Bertahan, Ini Reaksi Ashleigh Barty Atas Perubahan Jadwal French Open

Ashleigh Barty usai memenangkan gelar French Open musim 2019

Berita Tenis: Petenis peringkat 1 dunia, Ashleigh Barty berjanji untuk mempertahankan gelar French Open kapanpun turnamennya digelar setelah federasi tenis Perancis baru-baru ini mengumumkan perubahan jadwal French Open.

Awal pekan ini federasi tenis Perancis (FFT) mengkonfirmasi bahwa French Open akan diundur sampai akhir September mendatang karena pandemi COVID-19. Jadwal baru tersebut hanya berselang satu pekan setelah US Open dan akan berbenturan dengan jadwal Laver Cup. Sejumlah petenis dan beberapa pihak yang terkait dengan tenis telah mengkritik keputusan FFT yang dinilai kurang mengkomunikasikan rencana mereka.

Mengenai situasi tersebut, juara bertahan French Open, Ashleigh Barty menyatakan bahwa ia belum berbicara dengan direktur turnamen French Open, Guy Forget. Sebelumnya telah diberitakan bahwa juara bertahan French Open, Rafael Nadal telah menghubungi Forget secara pribadi tentang perubahan jadwal.

Apapun yang terjadi, Barty berharap ia bisa mendapatkan peluang untuk mempertahankan gelar French Open pada musim ini.

“Saya belum berbicara dengan Guy Forget, tetapi saya akan merasa senang untuk melakoninya kapanpun turnamennya dijadwalkan,” aku petenis berkebangsaan Australia, Barty.

“Saya harap saya akan mendapatkan peluang untuk mempertahankan gelar saya pada September mendatang, peluang apapun untuk berkompetisi adalah hal yang ingin saya ambil dengan kedua tangan saya.”

“Meski begitu, ada hal lebih penting yang tengah terjadi di dunia saat ini dan saya akan melakukan apapun untuk membantu kita semua tetap aman dan sehat.”

Barty memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya sekaligus satu-satunya sampai saat ini di French Open. Musim lalu, ia hanya kehilangan dua set dari delapan pertandingan yang dilakoninya sebelum membawa pulang gelar French Open. Hal tersebut menjadikannya petenis putri pertama dari negaranya yang memenangkan French Open sejak Margaret Court pada tahun 1973.

Sebelum turnamen ATP dan WTA dibekukan setidaknya sampai awal Juni, Barty musim ini telah memenangkan 11 dari 14 pertandingan yang dilakoni. Sebelum memenangkan Australian Open, ia juga memenangkan gelar di Adelaide. Lima dari 11 kemenangannya merupakan kemenangan atas petenis peringkat 20 besar.

Artikel Tag: Tenis, French Open, Ashleigh barty

348  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini