Roger Federer Pilih Dua Petenis Ini Sebagai Petenis Muda Yang Ia Takuti Musim Depan

Penulis: Dian Megane
Kamis 28 Nov 2019, 15:10 WIB
Roger Federer Pilih Dua Petenis Ini Sebagai Petenis Muda Yang Ia Takuti Musim Depan

Roger Federer [kanan] dan Stefanos Tsitsipas [kiri] usai lakoni semifinal ATP Finals musim ini [image: AFP]

Berita Tenis: Meski telah memiliki nama besar di dunia tenis, petenis berkebangsaan Swiss, Roger Federer telah menyebutkan dua petenis muda yang paling ia takuti di musim mendatang.

Federer menutup musim ini dengan lolos ke babak empat besar ATP Finals dan kalah dengan dua set langsung dari petenis muda Yunani, Stefanos Tsitsipas. Dan Federer menyebut Tsitsipas sebagai salah satu petenis yang ia takuti di musim 2020.

Musim 2019, Tsitsipas menikmati salah satu musim terbaiknya dengan melenggang ke semifinal Australian Open sebelum memenangkan gelar terbesar dalam kariernya untuk saat ini, ATP Finals. Petenis berusia 21 tahun tersebut mengalahkan petenis berkebangsaan Austria, Dominic Thiem di O2 Arena, London dengan tiga set yang begitu menegangkan.

Setelah itu, Tsitsipas langsung terbang ke Meksiko untuk melakoni ajang eksibisi melawan Federer yang menarik minat 45.000 penggemar.

Federer tampil lebih meyakinkan dan menang dengan 3-6, 6-4, 6-2. Tetapi pastinya, Federer telah melihat dengan jelas bakat dan kemampuan yang dimiliki Tsitsipas dan kepada TMZ, ia menyebut Tsitsipas sebagai salah satu dari dua petenis yang ia takuti jelang memasuki musim yang baru.

Federer juga menunjuk Alexander Zverev sebagai salah satu petenis yang ia perkirakan akan menjadi petenis yang membuat musim depan bertambah menyulitkan.

“Saat ini ada beberapa petenis,” ungkap Federer tentang para petenis muda yang akan kembali mengguncang pada musim depan.

“Mereka akan membuat kiprah kami semakin sulit di musim depan. Saya pikir Zverev, Tsitsipas, dan beberapa petenis lainnya akan membuat perjalanan musim depan bertambah terjal.”

Artikel Tag: Tenis, Roger Federer, alexander zverev, Stefanos Tsitsipas

1543  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini