banner babe

Roger Federer Berharap Akhiri Puasa Gelar Di US Open

Penulis: Dian Megane
Minggu 25 Agu 2019, 13:53 WIB
Roger Federer Berharap Akhiri Puasa Gelar Di US Open

Roger Federer

Berita Tenis: Ketika Roger Federer terakhir kali memenangkan US Open, rival-rival terberatnya, Novak Djokovic dan Andy Murray bahkan belum berada di puncak dunia tenis.

Di satu titik, Federer merupakan raja di Flushing Meadows (venue US Open) dengan mengantongi 35 kemenangan secara beruntun yang membuatnya memenangkan gelar US Open sebanyak lima kali secara beruntun pada periode 2004 – 2008.

Sebelum Federer, prestasi tersebut baru dicapai oleh dua petenis, yakni William Larned pada periode 1907 – 1911 dan Bill Tilden pada periode 1920 – 1925 ditambah satu gelar lagi pada tahun 1929.

Namun, sejak kemenangan Federer terakhir di US Open musim 2008, kesuksesan di New York seakan menjauh darinya, dengan final US Open terakhir yang dilakoninya terjadi pada musim 2015. Tetapi, petenis peringkat 3 dunia tersebut tidak terpengaruh dengan hal tersebut jelang digelarnya US Open musim ini.

“Kami mengatakan di lapangan latihan beberapa hari lalu bahwa ini mungkin perasaan terbaik yang pernah saya rasakan menuju US Open setelah bermusim-musim,” ungkap Federer.

“Saya telah bermain dengan baik dan akhir-akhir ini bermain dengan baik di Grand Slam, yang tentunya menjadi hal positif. Saya pikir, kemenangan atas Rafa di semifinal Wimbledon juga berperan besar bagi saya. Juga di final (Wimbledon), cara saya memainkan permainan saya akan memberi kepercayaan diri ekstra.”

Federer menyatakan bahwa ia tidak memberi tekanan kepada dirinya sendiri, tetapi ia akan bersemangat untuk memperbaiki ketidakberuntungannya di Wimbledon musim ini. Di final Wimbledon, ia menciptakan dua match point melawan Novak Djokovic, tetapi gagal mengkonversi keduanya dalam laga yang bertahan selama 5 jam.

Tanpa diragukan, Federer akan menghadapi tugas yang sulit jika ia ingin mengakhiri puasa gelar US Open. Rival beratnya, petenis peringkat 1 dunia, Djokovic memenangkan empat dari lima gelar Grand Slam terakhir. Satu-satunya gelar Grand Slam yang tidak dimenangkan Djokovic adalah French Open, yang dimenangkan oleh Nadal. Sementara Nadal merupakan satu-satunya anggota Tiga Besar (Federer, Djokovic, dan Nadal) yang memenangkan gelar dalam perjalanan menuju US Open ketika ia mempertahankan gelar Rogers Cup.

“Saya tahu turnamen (US Open) kali ini akan sengit. Saya tiba bukan sebagai petenis yang sangat difavoritkan seperti pada musim-musim sebelumnya, musim 2006 atau 2007. Saya sangat menyadari tentang bagaimana pendekatan saya di turnamen kali ini secara mental,” lanjut Federer.

Tidak seperti kesuksesan Nadal, jelang US Open musim ini Federer kurang begitu beruntung. Sejak Wimbledon, ua baru melakoni satu turnamen di Cincinnati, di mana ia secara mengejutkan kalah dari Andrey Rublev di babak ketiga.

Di babak pertama US Open, Sumit Nagal akan menjadi halangan pertama Federer. Berbeda dengan Federer yang telah melakoni banyak Grand Slam, di usianya yang menginjak 22 tahun, Nagal baru akan melakukan debut di Grand Slam.

Artikel Tag: Tenis, US Open, Roger Federer

652  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini