Refleksi Garbine Muguruza Akan Kekalahan Di Final Australian Open 2020

Penulis: Dian Megane
Selasa 05 Jan 2021, 12:09 WIB
Garbine Muguruza harus puas menjadi runner up Australian Open 2020

Garbine Muguruza usai melakoni final Australian Open 2020

Berita Tenis: Mantan petenis peringkat 1 dunia asal Spanyol, Garbine Muguruza sejauh ini telah melakoni empat final Grand Slam dan memenangkan dua di antaranya.

Petenis yang telah mengantongi dua gelar Grand Slam baru-baru ini mengungkapkan tentang kekalahannya di final Australian Open musim 2020 melawan Sofia Kenin.

Saat ini, petenis peringkat 15 dunia berada di Abu Dhabi untuk melakoni turnamen WTA level 500 yang akan dimulai dari 6 Januari. Dalam konferensi pers sebelum turnamen tersebut, ia membicarakan tentang petenis unggulan pertama di turnamen tersebut, Kenin.

Juara French Open musim 2016 telah bertemu petenis AS sebanyak dua kali dan ia kalah di kedua pertemuan tersebut. Tetapi, petenis yang mengalahkan Serena Williams di final French Open tidak merasa malu untuk mengapresiasi bakat muda AS tersebut.

Final Australian Open musim 2020 merupakan pencapaian terbesar petenis berusia 27 tahun pada musim 2020. Jadi, ketika ditanya apakah ia melihatnya sebagai kenangan yang ia jaga atau kenangan yang ingin ia lupakan, ia sulit untuk menjawabnya.

“Itu salah satu pertanyaan yang sulit dijawab, karena saya merasa Sofia bermain dengan mengagumkan. Ia bermain dengan memukau ketika ia terpuruk, ia bangkit, dan bermain dengan mengesankan,” ungkap Muguruza.

Juara Wimbledon musim 2017 mengklaim set pertama dengan cukup mudah. Tetapi ia tidak menyangka ketika Kenin mengubah dinamika pertandingan pada dua set selanjutnya. Petenis AS membalikkan keadaan dan memenangkan gelar Grand Slam di Melbourne musim 2020 dengan 4-6, 6-2, 6-2. Kemenangan tersebut menjadikannya petenis AS termuda setelah Serena Williams yang memenangkan gelar Grand Slam.

“Saya merasa saya memegang kontrol pertandingan di momen tertentu. Lalu, ia bangkit dan bermain dengan luar biasa,” tambah Muguruza.

“Jadi, ya, itu pertandingan yang sengit. Saya bisa mengatakan, ia lawan yang tangguh.”

Musim lalu telah menjadi sejarah dan keduanya akan mengawali musim yang baru. Abu Dhabi akan menjadi turnamen pertama bagi kedua petenis pada musim 2021 dan Kenin akan tampil sebagai petenis unggulan pertama, sedangkan petenis berkebangsaan Spanyol akan menjadi petenis unggulan kelima.

Turnamen di Abu Dhabi akan menjadi peluang emas bagi Muguruza untuk mengklaim kemenangan pertama atas petenis peringkat 4 dunia. Dengan sejumlah nama besar lain yang berpartisipasi, mereka kemungkinan besar akan bertemu di akhir-akhir turnamen.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Garbine Muguruza, Sofia Kenin

516  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini