Refleksi Fabio Fognini Atas Kemenangan Di Monte Carlo

Penulis: Dian Megane
Senin 22 Apr 2019, 19:45 WIB
Refleksi Fabio Fognini Atas Kemenangan Di Monte Carlo

Fabio Fognini

Berita Tenis: Apakah kita menyaksikan Fabio Fognini yang baru di usianya yang menginjak 31 tahun? Petenis berkebangsaan Italia tersebut memenangkan gelar turnamen Masters 1000 pertama dalam kariernya, tetapi ia menolak untuk melihat terlalu jauh.

Fognini membuktikan di sepanjang perhelatan Monte Carlo Open bahwa ia bisa mengalahkan siapapun ketika ia berada dalam kondisi terbaiknya, tetapi menepis semua ekspektasi yang membuatnya difavoritkan untuk memenangkan turnamen clay-court lainnya di sisa musim ini.

“Saya memikirkan tentang Monte Carlo saat ini, karena saya ingin menikmati gelar ini bersama keluarga dan teman-teman saya. Lalu esok hari adalah pekan lainnya,” ujar Fognini.

“Saya hanya memikirkan tentang turnamen selanjutnya, pertandingan selanjutnya yang akan saya lakoni, dan kita akan lihat apakah saya benar-benar berada dalam kondisi terbaik saya. Anda juga harus beruntung dalam undian pertandingan.”

“Jika saya harus jujur, maka petenis favorit masih Rafael Nadal. Saya bukan satu-satunya orang yang mengatakan hal itu. Ia memetik kemenangan, saya tidak tahu berapa banyak dan ia masih difavoritkan di setiap pekan ketika ia bermain di clay-court.”

Pekan impresifnya di Monte Carlo tampak mustahil di awal turnamen. Fognini tiba di Monte Carlo tanpa kemenangan atas petenis peringkat 50 besar musim ini dan mencatatkan 0-4 di clay-court. Ia tertinggal satu set dan menghadapi lima break point pada kedudukan 1-5 di set kedua pada laga pembukanya melawan Andrey Rublev, tetapi ia menemukan jalan untuk bangkit.

Setelah berjuang keras, Fognini sedikit diuntungkan setelah lawannya, Gilles Simon mundur. Kemenangan atas petenis unggulan ketiga, Alexander Zverev dan petenis unggulan kesembilan, Borna Coric menjadi sajian pembuka sebelum kemenangan mengejutkannya atas juara 11 kali di Monte Carlo, Nadal.

Fognini pun menutup turnamen dengan performa berkualitas tinggi melawan Dusan Lajovic di partai puncak.

“Saya benar-benar beruntung di pertandingan pertama. Begitu pun dengan pertandingan kedua,” aku Fognini.

“Lalu saya mulai bermain dengan sangat apik. Saya pikir saya bermain dengan benar-benar baik melawan Sascha. Ketika melawan Borna, pertandingannya sedikit lebih menyulitkan, karena kami bermain di pertandingan terakhir dan cuacanya lebih dingin daripada biasanya.”

“Di semifinal, saya pikir saya memainkan permainan terbaik saya dari awal sampai akhir. Melawan Rafa, semua petenis paham betul bahwa anda harus bermain dengan benar-benar baik dari awal sampai akhir. Dan di final, hal yang paling penting tentunya adalah gelarnya.”

Artikel Tag: Tenis, Monte Carlo Open, Fabio Fognini, Rafael Nadal, Dusan Lajovic

451  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini