Reaksi Pertama Azarenka Ketika Harus Jalani Karantina Ketat Di Melbourne

Penulis: Dian Megane
Kamis 28 Jan 2021, 20:48 WIB
Victoria Azarenka sempat merasa frustasi usai mengetahui harus menjalani karantina ketat jelang Australian Open 2021

Victoria Azarenka ketika tampil di Italian Open 2020

Berita Tenis: Victoria Azarenka mengungkapkan bagaimana ia kembali bangkit setelah merasa terkejut tentang karantina ketat yang harus ia jalani jelang Australian Open musim 2021.

Petenis berkebangsaan Belarusia yang dikarantina di Melbourne, menyatakan ia pertama kali mengetahui kewajiban menjalani karantina ketat selama dua pekan dari telekonferensi bersama agen, pelatih, dan anggota lain dari rombongannya.

Berbincang-bincang dengan petenis veteran AS, Bethanie Mattek Sands, petenis yang telah mengantongi dua gelar Grand Slam menyatakan bahwa ia benar-benar menutup teleponnya setelah diinfomasikan tentang aturan karantina selama 14 hari. Saat itu ia merasa hancur dan menangis di sofa.

Petenis yang telah dua kali menjuarai Australian Open merasa frustasi dan sedih seperti semua petenis lain ketika mereka pertama kali menerima informasi karantina ketat tersebut dan ia tidak bisa menahan diri untuk memikirkan tentang dirinya sendiri yang telah berlatih begitu keras sebelum menuju Melbourne.

Akan tetapi, runner up US Open musim 2020 menyatakan bahwa meskipun ketidakpastian menyelimuti dirinya, ia kemudian menenangkan diri dan mengatakan kepada dirinya sendiri bahwa ia harus mengatasi emosi tersebut dan fokus dengan hal yang bisa ia lakukan.

“Saya pikir, ‘Baiklah, kau rasakan semua emosi itu. Hal itu yang akan terjadi. Kau hanya harus merasakan semua itu dan mengeluarkannya’,” aku Azarenka yang menjadi juara Australian Open musim 2012 dan 2013.

Petenis yang telah memiliki satu orang putra mengungkapkan bahwa meskipun menghabiskan 10 sampai 11 hari dalam karantina, ia tidak merasa terlalu terpengaruh akan hal itu.

Saat ini menghuni peringkat 13 dunia, petenis berkebangsaan Belarusia tentu ingin maju satu langkah lebih baik daripada yang ia lakukan di US Open musim 2020 dan menambah koleksi gelar Grand Slam.

Ketika mengincar gelar US Open pertama dalam kariernya, juara Cincinnati Open musim 2020, Azarenka tidak bisa melampaui rintangan terakhir di partai puncak ketika bertemu Naomi Osaka. Tetapi sebelum itu, ia berhasil menundukkan petenis favorit tuan rumah, Serena Williams.

Aturan karantina yang ketat jelang Australian Open musim 2021 membuat gerakan para petenis dibatasi hanya di kamar hotel mereka dan di fasilitas berlatih.

Artikel Tag: Tenis, australian open, US Open, Naomi Osaka

508  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini